Mentan Bongkar 25 Merek Beras Fortifikasi, Dugaan Kerugian Capai Rp89 Triliun

Menteri Pertanian Amran Sulaiman ungkap beras fortifikasi diduga penipuan, (Foto: Detikcom).

Republish.id, NASIONAL – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan ketidaksesuaian kandungan gizi pada 25 dari 27 merek beras fortifikasi yang diperiksa, dengan potensi nilai dugaan praktik penipuan diperkirakan mencapai Rp89 triliun.

Dalam paparannya, Amran menunjukkan sejumlah merek beras fortifikasi yang masuk dalam pemeriksaan. Berdasarkan pantauan detikcom, beberapa merek yang ditampilkan antara lain Sumo, Rojolele, hingga Idola.

Dari total 27 merek yang diperiksa, sebanyak 25 merek dinyatakan tidak memenuhi syarat, sementara dua merek lainnya memenuhi ketentuan. Ketidaksesuaian itu berkaitan dengan kandungan gizi beras yang ditemukan tidak sesuai dengan klaim yang dicantumkan produsen pada kemasan.

Amran juga menyoroti harga beras fortifikasi yang disebut mencapai Rp57.000 per kilogram (kg). Menurut perhitungannya, harga beras tersebut seharusnya berada di kisaran Rp13.000/kg, sedangkan biaya tambahan untuk proses fortifikasi diperkirakan hanya sekitar Rp1.000/kg.

Baca Juga :  Antisipasi Kepadatan Akses ke Gambir, KAI Daop 1 Terapkan Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara

“Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp 57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp 57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp 13.000. Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp 44.000 per kilo, yang tertinggi ya,” kata Amran dalam konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (15/9/2026).

Ia menilai kondisi tersebut menyebabkan beras fortifikasi tidak lagi tepat sasaran. Berdasarkan perhitungan yang disampaikannya, Amran memperkirakan nilai dugaan praktik penipuan terkait beras fortifikasi mencapai Rp89 triliun.

Baca Juga :  Unifam Dorong Kata Oma Telur Gabus Ekspansi Global, Perkuat UKM Lokal Lewat Kompetisi Jurnalistik

“Ini sudah tidak tepat sasaran. Kemudian saat ini juga ada praktek penipuan terhadap beras fortifikasi, nilainya ini estimasi ya, Rp 89 triliun. Sesuai data BPS, 39% beras yang beredar premium dan fortifikasi. Sekarang premium hilang, menjelma menjadi fortifikasi,” tuturnya.

Dalam paparannya, rata-rata harga jual beras tersebut tercatat Rp23.385/kg, sedangkan harga wajarnya diperkirakan Rp13.689/kg. Dengan demikian, rata-rata selisih yang disebut sebagai dugaan penipuan mencapai Rp9.695/kg.

Amran turut mencantumkan 25 merek beras fortifikasi yang diduga melakukan penipuan. Berikut daftar lengkapnya:

Baca Juga :  Kementerian PU Tangani Tanggul Jebol Terdampak Bencana di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

1. Idola Fortifikasi

2. Idola High Quality Whole Grain Rice

3. Idola Long Grain Rice

4. Ikan Mas Cupang

5. AAA Wijaya Kusuma

6. Cantik Manis

7. Penari Bangkok

8. Topi Koki Short Grain

9. Topi Koki Setra Royale

10. Topi Koki Long Grain Crystal

11. HOK-1 Gohan

12. Maknyuss Pulen Gizi

13. Anak Raja Fortifikasi

14. Anak Raja Nusantara

15. Top Anak Raja

16. PMS Induk Ayam

17. Sumo

18. Rasvit

19. FS Nutri Rice

20. Pelikan

21. Rice Rojolele

22. Super Kepala Beras Premium 111

23. 111 Golden Number

24. Putri Koki

25. Wellfarm Beras Diabet

Redaksi Republish.id