Republish.id, SULTENG – Pemerintah Kabupaten Buol menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka stunting. Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, bersama Wakil Bupati Mohamad Nasir Dj. Daimaroto, memimpin langsung Rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026.
Rapat strategis tersebut digelar pada Selasa, 3 Maret 2026, pukul 10.00 WITA, di Ruang Rapat Resmi Bupati, Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Buol. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Mohamad Yamin Rahim.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin. Pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian penanganan stunting sepanjang 2025. Selain itu, forum tersebut juga menjadi ruang untuk merumuskan langkah konkret dan strategi terpadu guna mempercepat penurunan angka stunting pada 2026.
Bupati Buol dalam arahannya menekankan bahwa isu stunting merupakan prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Ia menilai, persoalan ini tidak bisa ditangani secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis data akurat.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, jaringan fasilitas kesehatan dari tingkat kabupaten hingga desa, serta seluruh pemangku kepentingan diminta untuk terlibat aktif dan bergerak dalam satu barisan.

“Kita sebagai pemimpin dan seluruh elemen bangsa di wilayah ini memiliki komitmen yang tak tergoyahkan untuk membangun generasi Buol yang sehat jasmani dan rohani, kuat dalam daya saing, serta memiliki kualitas yang tinggi. Hal ini hanya dapat terwujud melalui upaya penanganan stunting yang komprehensif, berkelanjutan, dan menyentuh akar masalah,” tegas Bupati.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap strategi yang disusun tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tahun 2026 pun ditargetkan menjadi momentum percepatan, agar angka stunting di Buol dapat ditekan secara signifikan dan berkelanjutan.










Leave a Reply
View Comments