Ramadan 2026 Makin Ketat! Arab Saudi Terapkan Aturan Baru Umrah, Jemaah Wajib Tahu Ini

Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi (Foto: Ist)

Republish.id, INTERNASIONAL – Pemerintah Arab Saudi resmi mengumumkan regulasi terbaru untuk pelaksanaan ibadah umrah pada Ramadan 1447 H/2026 M. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan besar jemaah yang diperkirakan akan memadati Masjidil Haram di Makkah, terutama pada sepuluh malam terakhir bulan suci.

Mengutip laporan Gulf News, aturan baru tersebut mencakup pengendalian arus jemaah, pengaturan sistem transportasi, protokol kesehatan, hingga penguatan aspek keselamatan. Tujuannya agar ibadah tetap berjalan lancar, tertib, dan aman di tengah kepadatan yang tak terhindarkan.

Ramadan memang dikenal sebagai musim puncak umrah. Jutaan Muslim dari berbagai penjuru dunia berbondong-bondong menuju Tanah Suci untuk meraih keutamaan ibadah di bulan penuh berkah.

Baca Juga :  Pendiri Sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov di Tangkap Polisi

Karena itu, otoritas Saudi meminta seluruh jemaah mematuhi arahan petugas, mengikuti rambu yang telah disiapkan, serta menggunakan jalur pejalan kaki resmi guna mencegah penumpukan massa yang berisiko.

Indikator Digital & Sistem Warna

Sebagai bagian dari modernisasi layanan, pintu-pintu masuk di sekitar Masjidil Haram kini dilengkapi indikator digital. Sistem ini menampilkan ketersediaan ruang salat melalui kode warna—hijau menandakan area masih tersedia, sementara merah menunjukkan kapasitas telah penuh.

Baca Juga :  Mantan Pangeran Andrew Ditangkap! Polisi Inggris Geledah Sejumlah Lokasi

Langkah ini diharapkan membantu jemaah mengatur pergerakan tanpa harus berdesakan di titik tertentu.

Transportasi Umum Diutamakan

Pemerintah juga mendorong penggunaan transportasi publik seperti bus, taksi, serta Kereta Cepat Haramain untuk menekan kepadatan kendaraan pribadi di sekitar kawasan ibadah. Area parkir terpadu dan layanan shuttle disiapkan di pinggiran kota guna memperlancar mobilitas jemaah.

Tak hanya itu, kendaraan seperti sepeda, sepeda motor, maupun kendaraan tanpa izin resmi dilarang memasuki jalur pejalan kaki di sekitar Masjidil Haram. Jemaah juga diimbau segera meninggalkan area setelah selesai menunaikan salat agar memberi kesempatan bagi jemaah lain.

Baca Juga :  Tiba di Inggris, Ruud van Nistelrooy Jadi Asisten Pelatih Manchester United

Fasilitas Khusus untuk Kelompok Rentan

Aturan terbaru ini turut memberikan perhatian khusus kepada lansia dan penyandang disabilitas. Disediakan area salat khusus, jalur prioritas, serta layanan mobilitas guna memastikan mereka dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Dengan regulasi baru ini, pemerintah Arab Saudi berharap pelaksanaan umrah Ramadan 2026 dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan manusiawi, meski di tengah gelombang jemaah yang diprediksi mencapai jutaan orang.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini