Ratusan Mahasiswa IAIN Gorontalo Gelar Aksi, Tuntut Transparansi Anggaran KKS

Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung eks Rektorat pada Senin (17/2/2025). (Ist)

Republish.id, GORONTALO – Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung eks Rektorat pada Senin (17/2/2025).

Mereka menuntut transparansi pengelolaan anggaran kampus dan kejelasan terkait program Kuliah Kerja Sosial (KKS) yang terancam batal akibat masalah pendanaan.

Dalam aksi ini, mahasiswa menyampaikan orasi serta membentangkan spanduk dan poster yang berisi tuntutan mereka.

Ketidakpastian terkait anggaran KKS telah menimbulkan keresahan, terutama karena panitia KKS sebelumnya menyatakan bahwa program tersebut tidak memiliki anggaran tahun ini, sehingga mahasiswa harus menanggung seluruh biaya sendiri.

Baca Juga :  Tuai Polemik, Inilah 5 Pasal Potensi Ancam Kebebasan Pers

Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan yang disampaikan oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Menurutnya, anggaran KKS sebenarnya ada, tetapi pencairannya mengalami keterlambatan.

Koordinator lapangan aksi, Frengki Sumombo, mempertanyakan ketidakjelasan informasi yang diberikan pihak kampus.

“Ada kontradiksi informasi yang disampaikan. Panitia mengatakan tidak ada anggaran, sementara Rektor mengatakan anggaran ada tetapi tertunda. Ini menunjukkan kurangnya transparansi dan koordinasi internal kampus,” ujar Frengki.

Baca Juga :  Wamen Imigrasi Silmy Karim Sambangi Kabupaten Gorontalo, Bahas Penguatan Regulasi Nasional

Ia juga menambahkan bahwa banyak mahasiswa telah mengeluarkan biaya sendiri untuk persiapan KKS, sehingga ketidakpastian ini sangat merugikan mereka.

“Banyak dari mahasiswa telah mengeluarkan biaya untuk KKS, sehingga ketidakpastian ini sangat merugikan.” tambahnya.

Sementara itu, salah satu orator aksi, Azis Korompot, menyatakan bahwa mahasiswa memberikan tenggat waktu hingga akhir minggu ini bagi pihak kampus untuk memberikan kejelasan dan mencairkan anggaran KKS.

Baca Juga :  Irjen Pol Yudhiawan Resmi Jabat Kapolda Sulut

Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, mahasiswa mengancam akan melakukan aksi demonstrasi yang lebih besar dan berkelanjutan.

Menanggapi aksi ini, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo menegaskan bahwa program KKS tetap akan dilaksanakan sesuai dengan rencana awal.

Ia juga berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi pihak kampus untuk lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini