Pimpinan Baru PDAM Motanang Resmi Bertugas, Sekda Buol Titip Pesan Penting Soal Pelayanan Air Bersih

Foto Humas.

Republish.id, SULTENG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Motanang Kabupaten Buol resmi memasuki babak baru setelah digelarnya serah terima jabatan (sertijab) Pelaksana Tugas (Plt) Direktur dan Dewan Pengawas. Prosesi yang berlangsung di Aula Rapat Kantor PDAM Motanang, Kamis (9/7/2026), dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, SH., MH.

Baca Juga :  Pemda Buol Buka MAPABA XIV PMII, Kader Didorong Kritis dan Tetap Santun

Pergantian kepemimpinan tersebut menandai estafet manajemen PDAM Motanang. Jabatan Plt Direktur kini diemban oleh Sarifudin Pusadan yang menerima amanah dari Nasir Konio. Sementara itu, posisi Dewan Pengawas diserahterimakan dari Suwondo D. Sanua, S.Sos., kepada Jamri, SH.

Dalam sambutannya, Sekda Moh. Yamin Rahim menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Baca Juga :  Workshop SDI 2026, Pemkab Buol Dorong Data Berkualitas untuk Pembangunan

“Terima kasih kepada Bapak Nasir Konio dan Bapak Suwondo D. Sanua atas kerja keras dalam menjaga stabilitas serta keberlangsungan pelayanan air bersih bagi masyarakat selama ini,” ujarnya.

Sekda juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru menerima amanah. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan baru di PDAM Motanang diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan operasional agar kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih dapat terpenuhi secara optimal.

Baca Juga :  Di Balik Sukses HUT PGRI 2025, Pemkab Buol Serahkan CSR untuk Panitia dan Guru

Acara sertijab berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama jajaran manajemen serta seluruh staf PDAM Motanang.

Wartawan media online Republish.id yang meliput di wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Dalam isu-isu berskala luas, ia juga sering menulis tentang berbagai peristiwa lintas daerah