Pemda Buol Buka MAPABA XIV PMII, Kader Didorong Kritis dan Tetap Santun

Foto: Doc. Istimewa.

Republish.id, SULTENG – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Kepala Pelaksana BPBD Buol, Kahcfi Mardjuni, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) XIV Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Buol di Aula Lantai III Kantor Bupati Buol, Jumat (25/9/2026), dengan mendorong calon kader menjadi mahasiswa yang kritis, santun, berkualitas, serta menjunjung moderasi beragama.

Kegiatan kaderisasi mahasiswa tersebut mengusung tema “Kritis dalam Berpikir Melahirkan Kader Pergerakan yang Berkualitas.”

Kahcfi yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Buol juga merupakan alumni PMII. Kehadirannya menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan kemahasiswaan sekaligus proses kaderisasi generasi muda di Kabupaten Buol.

Dalam sambutannya, Kahcfi menyampaikan rasa bangganya sebagai alumni PMII. Ia juga memberikan motivasi kepada peserta MAPABA XIV agar menjadikan proses kaderisasi sebagai ruang untuk membangun karakter, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan berpikir.

Baca Juga :  KONI Buol Ubah Daftar Cabor Porprov X Sulteng, Kini Jadi 18 Cabang

“Saya bangga menjadi alumni kader PMII. Semoga ini dapat memotivasi sahabat-sahabat kader PMII,” ujar Kahcfi.

Ia kemudian berpesan agar para kader mampu menjadi mahasiswa yang kritis dalam melihat berbagai persoalan, tetapi tetap mengedepankan etika dan kesantunan ketika menyampaikan pendapat.

“Saya berpesan kepada adik-adik, yang pertama jadilah mahasiswa yang berpikir kritis tapi santun. Yang kedua, jaga moderasi beragama, agar apa yang kalian dapatkan ini tidak membuat kita mudah terpecah belah,” pesannya.

Menurut Kahcfi, kemampuan berpikir kritis penting bagi mahasiswa karena mereka merupakan bagian dari kelompok intelektual yang diharapkan mampu melihat berbagai persoalan secara objektif serta menghadirkan gagasan yang konstruktif bagi masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Buol Ingatkan OPD: Laporan PSN Jangan Sampai Turunkan Citra Daerah

Namun, sikap kritis tersebut, kata dia, harus berjalan beriringan dengan sikap santun, toleransi, serta semangat menjaga persatuan.

Pesan itu disampaikan Kahcfi sebelum secara resmi membuka kegiatan MAPABA XIV PC PMII Kabupaten Buol.

Sementara itu, Majelis Pembina Cabang (MABINCAB) PMII Buol, Ardi A. Ahmad, turut menekankan pentingnya pengembangan kemampuan intelektual para kader dengan tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Ia berharap MAPABA tidak sekadar menjadi ruang pengenalan organisasi, tetapi juga menjadi langkah awal bagi calon kader dalam membangun wawasan, kepemimpinan, persahabatan, serta keberanian menyampaikan gagasan.

Baca Juga :  PSDKU Untad Hadir di Buol, Akses Kuliah Dipermudah—Investasi SDM Jangka Panjang Mulai Digarap

Pembukaan MAPABA XIV tersebut turut dihadiri sejumlah unsur, di antaranya perwakilan Kapolres Buol melalui Kasat Binmas, pimpinan KPU Kabupaten Buol, Ketua GP Ansor, organisasi mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kelompok pecinta alam, Komperta, OPERA, serta sejumlah unsur lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, PC PMII Kabupaten Buol melanjutkan proses penerimaan dan pengenalan anggota baru sebagai bagian dari tahapan awal kaderisasi organisasi.

MAPABA XIV diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan intelektual, memperkuat wawasan keislaman dan kebangsaan, serta membentuk karakter kader yang mampu berpikir kritis sekaligus tetap menjunjung tinggi etika dan persatuan.

Wartawan media online Republish.id yang meliput di wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Dalam isu-isu berskala luas, ia juga sering menulis tentang berbagai peristiwa lintas daerah