UIN Sultan Amai Gorontalo Resmi Disahkan, Gubernur Gusnar Ismail Diapresiasi atas Perjuangan Alih Status

Caption: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, (Foto Doc. Mila Kominfotik). Gedung Rektorat UIN Gorontalo, (Foto Istimewa).

Republish.id, GORONTALO – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo resmi beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 48 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 16 Juli 2026. Keberhasilan tersebut menjadi buah dari perjuangan yang dikawal Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail bersama civitas akademika dan Kementerian Agama.

Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., atas nama seluruh civitas akademika menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses alih status tersebut. Apresiasi khusus diberikan kepada Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang sejak awal menunjukkan komitmen kuat mengawal proses perubahan status IAIN menjadi UIN Sultan Amai Gorontalo.

Baca Juga :  Mahasiswa Papua di Gorontalo dan Sulut Serahkan Bantuan Sembako Untuk Korban Longsor di Tulabolo

“Sejak awal kepemimpinan bapak Gubernur Gusnar Ismail, beliau memiliki komitmen yang tinggi untuk mengawal dan berjuang alih status IAIN sampai terbitnya Perpres tentang UIN Sultan Amai Gorontalo. Kami selalu mendapatkan dukungan dari bapak gubernur, bahkan bersama beliau menemui sejumlah pejabat di lintas kementerian,” terang Rektor, Selasa (28/7/2026) mengutip laman resmi Pemprov Gorontalo.

Baca Juga :  PG Gorontalo Desak Kajian Sahih Harga Tebu, Tegaskan Konsistensi untuk Hindari Konflik
Pertemuan Gubernur Gusnar Ismail bersama civitas akademika IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Menteri PANRB Rini Widyantini untuk memperjuangkan alih status menjadi UIN. (Foto : Doc. Diskominfotik Gorontalo)

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mahmud Bobihu, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor antara civitas akademika, Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mempercepat proses transformasi kelembagaan.

Mahmud juga memberikan apresiasi atas kontribusi Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang dinilai konsisten mengawal serta mendorong pemenuhan seluruh kriteria transformasi menjadi universitas.

“Transformasi kelembagaan ini adalah buah dari kolaborasi dan sinergi yang kokoh. Secara khusus, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail beserta seluruh jajaran Pemprov Gorontalo. Dukungan kebijakan, komitmen pengembangan infrastruktur pendidikan, serta visi beliau dalam memajukan sumber daya manusia Gorontalo menjadi fondasi kuat yang melancarkan jalan IAIN beralih status menjadi UIN Sultan Amai,” kata Mahmud.

Baca Juga :  Gotong Royong Hidup di Tanah Tonala, Forkopimda Gorontalo Tinjau Langsung Program TMMD

Mahmud menambahkan, perhatian yang ditunjukkan Gubernur Gusnar Ismail mencerminkan keberpihakan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap penguatan daya saing pendidikan di daerah.

Sinergi antara UIN Sultan Amai Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo diharapkan semakin kuat dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.(*)

Redaksi Republish.id