Republish.id, BITUNG — Proyek pembangunan ruko senilai Rp1,2 miliar di Kompleks Eks Kanopi Pusat Kota Bitung kembali memunculkan pertanyaan. Kontraktor menyebut proyek tersebut sudah melalui proses Provisional Hand Over (PHO), namun di lapangan masih terdapat bagian pekerjaan yang belum selesai.
Bahkan, dari 24 petak ruko yang dibangun, enam petak masih terlihat belum rampung.
Kontraktor proyek, Mike Lahoper, saat dikonfirmasi media ini mengakui masih ada pekerjaan yang belum selesai, khususnya pada bagian atap.

“Pak itu so PHO, dengan kondisi atap belum selesai. Jadi kontrak saya ada pengurangan pak,” kata Mike.
Mike mengatakan pekerjaan yang belum selesai itu nantinya akan dimasukkan dalam perubahan pekerjaan.

“Nanti itu lanjutan dorang mo kase maso di perubahan pak (nanti lanjutannya akan dimasukan ke anggaran perubahan pak). Nanti pak coba konfirmasi dengan dinas terkait, yaitu Dinas PUTR,” ujarnya.
Mike kembali menegaskan bahwa proses PHO terhadap paket pekerjaan tersebut sudah dilakukan dan telah dituangkan dalam berita acara.
“Pak kalau berhubungan dengan paket tersebut, itu sudah ada Berita Acara PHO. Nanti pak hubungi jo dengan Dinas PUTR, langsung tanya sendiri pak,” katanya.
Saat media ini mendatangi lokasi pada Kamis (20/8/2026), kondisi fisik proyek memang belum sepenuhnya siap digunakan.
Dari 24 petak ruko berukuran kurang lebih 4 x 5 meter, enam petak masih terlihat belum selesai.
Padahal, bangunan tersebut sejak awal direncanakan untuk digunakan para pedagang kecil, termasuk korban kebakaran Eks Pasar Kanopi.
Ironisnya, bangunan yang seharusnya menjadi tempat para pedagang kembali mencari nafkah justru belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Sejumlah bagian bangunan juga mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan karena terlalu lama tidak digunakan.
Sayangnya Kepala Dinas PUTR Rizal Sompotan belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi perihal masalah ini. Upaya konfirmasi meminta penjelasan terkait status PHO, pengurangan pekerjaan, nilai kontrak setelah pengurangan, serta rencana pekerjaan lanjutan belum juga direspon hingga berita ini terbit .




















Leave a Reply
View Comments