Republish.id, BITUNG – Pemkot Bitung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memacu penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Memasuki akhir triwulan ketiga, realisasi PAD Kota Bitung tercatat sudah tembus Rp 88,2 miliar atau sekitar 84,82 persen dari target tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 104 miliar.
Perolehan hingga 30 September 2026 ini menunjukkan grafik pertumbuhan yang positif ketimbang periode yang sama pada tahun lalu yang berada di angka Rp 74,9 miliar.
Kepala Bapenda Kota Bitung Theo Rorong mengungkapkan, tren kenaikan penerimaan daerah ini terjadi hampir di seluruh sektor pemungutan. Ia turut mengapresiasi masyarakat yang kian taat menunaikan kewajibannya.
”Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Bitung atas kesadaran dan kontribusinya dalam membayar pajak dan retribusi daerah. Mari bersama membangun Kota Bitung yang semakin maju,” kata Theo, Senin (5/10/2026).
Pajak daerah masih memegang peranan vital sebagai penopang utama PAD Bitung. Sektor ini menyumbang lebih dari Rp 77 miliar atau 87,66 persen dari total realisasi penerimaan saat ini.
Angka tersebut melesat dibanding penerimaan pajak triwulan III tahun 2025 yang tercatat Rp 65,7 miliar.
Sementara itu, penerimaan dari sektor retribusi daerah terealisasi Rp 3,5 miliar (52 persen dari target Rp 6,8 miliar). Posisi ini membaik dibanding periode sama tahun lalu senilai Rp 3,01 miliar.
Pada pos hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, Bapenda membukukan Rp 5,2 miliar atau setara 96,09 persen dari target Rp 5,5 miliar. Naik dari capaian September 2025 yang berada di angka Rp 4,6 miliar.
Lompatan performa paling mencolok terlihat pada pos lain-lain PAD yang sah. Dari target Rp 1 miliar, Bapenda Bitung berhasil mengantongi Rp 2,03 miliar. Artinya, target sektor ini melampaui ekspektasi hingga 203,44 persen, sekaligus mengungguli perolehan September 2025 sebesar Rp 1,5 miliar.
Guna memenuhi target tahunan Rp 104 miliar, Pemkot Bitung kini mengejar sisa sasar senilai Rp 15,79 miliar dalam kurun tiga bulan tersisa di tahun anggaran 2026.
Theo optimistis tren positif ini dapat dijaga sampai penghujung tahun dengan terus memaksimalkan potensi pendapatan yang ada.
“Kami akan berupaya menjaga konsistensi agar target akhir tahun tidak hanya tercapai, tetapi juga berpeluang terlampaui,” pungkasnya.












Leave a Reply
View Comments