Bapenda Jemput Bola di 8 Kecamatan, Berikut Capaian PBB-P2 per 31 Agustus 2026

Rekapitulasi PBB-P2 Kota Bitung per 31 Agustus 2026 di 8 Kecamatan.

Republish.id, BITUNG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung mulai turun langsung ke kecamatan melalui program Bulan Bijak PBB-P2.

Program jemput bola ini datang di tengah capaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di delapan kecamatan yang masih berada di bawah 50 persen.

Berdasarkan rekapitulasi PBB-P2 Kota Bitung per 31 Agustus 2026, delapan kecamatan mencatat realisasi sebesar Rp3,31 miliar atau baru 43,47 persen dari target Rp7,62 miliar.

Dengan capaian tersebut, masih terdapat Rp4,31 miliar sisa target PBB-P2 yang harus dikejar dari delapan kecamatan hingga akhir tahun.

Hal ini membuat program Bulan Bijak PBB-P2 yang digelar sepanjang September menjadi cukup strategis.

Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong mengatakan, Bapenda tidak hanya membuka layanan pembayaran, tetapi juga membawa 13 jenis pelayanan langsung ke kecamatan. Mulai dari pengecekan data PBB-P2, cek tunggakan, informasi NJOP, pendaftaran objek pajak, perubahan dan pembetulan data, pemutakhiran data, konsultasi hingga fasilitasi pembayaran.

Baca Juga :  Didampingi Istri Tercinta, RGK Hadiri Upacara HUT RI ke-81 di Bitung, Ini Pesannya untuk Masyarakat

Masyarakat juga kata dia, dapat melakukan pembayaran melalui QRIS dan kanal pembayaran lainnya.

“Pelayanan tersebut merupakan upaya pemerintah mendekatkan akses perpajakan kepada masyarakat. Masyarakat bisa cek, daftar, benahi dan bayar PBB-P2 dengan lebih mudah dan praktis,” kata Theo, Kamis (3/9/2026).

Theo membeber, dari data yang ada menunjukkan capaian antarwilayah cukup beragam.

Misalnya kata Theo, Kecamatan Madidir menjadi kecamatan dengan capaian tertinggi, yakni 51,27 persen atau Rp719,79 juta dari target Rp1,40 miliar.

Di posisi berikutnya terdapat Maesa dengan realisasi 49,66 persen atau Rp435,97 juta, disusul Aertembaga sebesar 49,25 persen dengan realisasi Rp505,46 juta.Sementara capaian terendah tercatat di Ranowulu. Dari target Rp978,41 juta, realisasi PBB-P2 di wilayah tersebut baru mencapai Rp266,45 juta atau 27,23 persen.

Baca Juga :  Gubernur YSK Siapkan SDM Industri Lewat Vokasi di BLK Bitung

“Artinya, masih ada sekitar Rp711,96 juta dari target Ranowulu yang belum terealisasi. Hal serupa terlihat di Matuari. Kecamatan tersebut baru mencapai 40,04 persen dengan realisasi Rp529,99 juta dari target Rp1,32 miliar. Sisa targetnya masih mencapai Rp793,72 juta,” beber Theo.

Lanjut Theo, untuk Kecamatan Girian baru mencapai 41,71 persen, dengan realisasi Rp456,70 juta dari target Rp1,09 miliar. Adapun Lembeh Utara mencapai 43,89 persen dan Lembeh Selatan 43,14 persen.

“Secara keseluruhan, target PBB-P2 Kota Bitung tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp19,39 miliar.
Hingga 31 Agustus, realisasi tercatat Rp13,04 miliar atau 67,27 persen, sehingga masih tersisa sekitar Rp6,34 miliar untuk mencapai target tahunan,” papar Theom

Theo mengatakan, jika dihitung dari data tersebut, empat bulan tersisa hingga akhir tahun menjadi periode penting bagi Bapenda untuk mengejar sisa target tersebut.

Baca Juga :  Bapenda Bitung Launching QRIS Pajak, Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

“Khusus delapan kecamatan, rata-rata sisa target yang harus dikejar mencapai sekitar Rp1,08 miliar per bulan selama September hingga Desember.
Karena itu, pelayanan jemput bola yang menyambangi langsung delapan kecamatan bukan hanya soal mempermudah administrasi wajib pajak.
Program tersebut juga menjadi kesempatan Bapenda untuk mengejar capaian penerimaan, terutama di wilayah yang persentase realisasinya masih rendah,” terang Theo.

Theo mengatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat di berbagai wilayah Kota Bitung memperoleh akses yang lebih mudah terhadap informasi dan administrasi PBB-P2.

“Pemerintah ingin memastikan masyarakat di berbagai wilayah Kota Bitung memiliki akses yang lebih mudah terhadap informasi dan administrasi PBB-P2,” ujarnya.

Diketahui, Bapenda dijadwalkan melanjutkan pelayanan di Aertembaga 3–4 September, Lembeh Selatan 7–8 September, Lembeh Utara 9–10 September, Matuari 14–15 September, Ranowulu 16–17 September, Madidir 21–22 September dan Girian 23–24 September 2026.

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung