Republish.id, BOLMUT – Komitmen membangun Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus digaungkan oleh Bupati Sirajudin Lasena. Hal ini ditegaskan saat dirinya menyampaikan pidato visi dan misi dalam Rapat Paripurna DPRD Bolmut, Rabu (05/03/2025), yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sirajudin menyampaikan apresiasi atas dedikasi mantan Penjabat (PJ) Bupati Darwin Muksin yang telah memimpin daerah sebelumnya.
Tidak lupa, ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Bolmut yang telah memberikan kepercayaan dalam kepemimpinan lima tahun ke depan bersama Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada kami untuk memimpin daerah ini,” ujar Sirajudin.
Lebih lanjut, ia memaparkan visi kepemimpinannya bertajuk SIAP SEJALAN, singkatan dari Sinergitas, Akselerasi Pembangunan, Pemerintahan yang Selaras, Jujur, Aktual, dan Mapan.
Guna merealisasikan visi tersebut, terdapat tiga misi utama yang menjadi fokus pembangunan:
• Mewujudkan masyarakat cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi.
• Membangun ekosistem ekonomi berbasis kelestarian lingkungan.
• Menjalankan pemerintahan yang efektif, berintegritas, serta mengedepankan kebersamaan dan gotong royong.
Sebagai langkah konkret, Bupati Sirajudin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 17 program prioritas yang akan menjadi motor penggerak pembangunan Bolmut ke depan.
Berikut 17 program prioritas tersebut:
1. Rumah Inklusif.
2. UMKM Mandiri.
3. Akses Kesehatan Berkualitas.
4. Sekolah Cerdas.
5. Infrastruktur Ramah Lingkungan.
6. Partisipasi Publik.
7. Peningkatan event wisata dan budaya.
8. Penguatan SDM petani dan nelayan.
9. Subsidi serta bantuan untuk petani dan nelayan.
10. Perluasan jaring pengaman sosial.
11. Pemberian makanan tambahan bagi kelompok berisiko.
12. Kemudahan perizinan dan kebijakan pro-investasi.
13. Pemberdayaan udang vaname untuk blue economy.
14. Pengembangan masyarakat dan olahraga.
15. Beasiswa untuk siswa berprestasi dan warga kurang mampu.
16. Reformasi birokrasi menuju efektivitas dan efisiensi.
17. Optimalisasi pendapatan daerah.










Leave a Reply
View Comments