Desa Lomuli Dinilai Tim Kabupaten, Potensi “Negeri di Atas Awan” Ikut Disorot

Desa Lomuli Dinilai Tim Kabupaten, Potensi “Negeri di Atas Awan” Ikut Disorot, (Foto Humas)

Republish.id, SULTENG – Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Buol Tahun 2026 memasuki hari keempat pada Kamis (12/3). Kali ini, penilaian dilaksanakan di Desa Lomuli, Kecamatan Tiloan, setelah sebelumnya tim melakukan evaluasi di Kecamatan Paleleh, Paleleh Barat, Gadung, Bunobogu, Bukal, dan Bokat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda penilaian perkembangan desa yang dilakukan oleh tim evaluasi Kabupaten Buol untuk menilai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMD Kabupaten Buol Arfandi Wehantow, S.IP., M.Si, Sekretaris TP PKK Kabupaten Buol, Camat Tiloan Djufri Lamadang, SE, Kapolsek Momunu AKP Trijadi, Babinsa Desa Lomuli Sertu Manurung, Kepala Desa Lomuli Ulfa, S.Sos, perwakilan OPD terkait, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Tiloan bersama para kepala desa se-Kecamatan Tiloan, Kepala Sekolah SD Negeri 8 Desa Lomuli, perwakilan KUA Kecamatan Tiloan, Ketua dan anggota BPD, LPM, Linmas, perangkat desa, Kepala Puskesmas, tamu undangan lainnya, serta insan pers.

Foto Humas.

Dalam laporannya, Kepala Desa Lomuli Ulfa, S.Sos menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai evaluasi perkembangan desa dan kelurahan Kabupaten Buol yang telah berkunjung ke Desa Lomuli. Ia berharap kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Wabup Buol Pimpin Rapat Forkopimda Bahas Inflasi dan Stok Pangan

Ia menjelaskan bahwa Desa Lomuli merupakan salah satu desa di Kecamatan Tiloan yang terbentuk sekitar 20 tahun lalu dan awalnya merupakan bagian dari Dusun Desa Air Terang. Saat ini, Desa Lomuli memiliki jumlah penduduk sebanyak 965 jiwa yang terdiri dari 474 laki-laki dan 491 perempuan dengan total 260 kepala keluarga.

Foto Humas.

Secara geografis, Desa Lomuli memiliki luas wilayah sekitar 40,28 kilometer persegi. Mayoritas masyarakatnya bekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Desa ini terdiri dari tiga dusun dan tujuh RT serta didukung oleh berbagai lembaga kemasyarakatan seperti LPMD, Linmas, PKK, dan Karang Taruna.

Dalam pemaparannya, Kepala Desa juga menyampaikan visi Desa Lomuli yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang amanah, jujur, dan bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera.

Misi desa diarahkan pada peningkatan pelayanan aparatur desa, penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, pengembangan BUMDes, pemberdayaan pemuda, pengelolaan aset desa, pembangunan infrastruktur, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.

Pada sektor pendidikan, Desa Lomuli memiliki fasilitas pendidikan berupa PAUD, TK Tunas Bangsa, dan SD Negeri 8 Lomuli. Sementara pada sektor kesehatan terdapat satu unit Puskesmas Pembantu (Pustu), satu Poskesdes, satu Posyandu, satu Posbindu, delapan kader kesehatan, serta dua kader pembangunan manusia.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Mopu, Wakil Bupati Kirim Pesan Tegas: Hak Masyarakat Tak Boleh Diabaikan!

Di bidang ekonomi, masyarakat desa mengandalkan sektor pertanian dan perkebunan dengan komoditas unggulan seperti jagung, nilam, sayur-sayuran, dan kelapa sawit. BUMDes Desa Lomuli juga menyediakan fasilitas penyulingan minyak nilam guna membantu para petani meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian mereka.

Selain itu, di desa tersebut juga terdapat berbagai usaha masyarakat seperti enam warung, tujuh belas kios sembako, satu penggilingan padi, tiga penggilingan jagung, delapan penyulingan nilam milik masyarakat dan satu milik BUMDes, satu agen BRILink, dua agen LPG, serta tiga puluh tiga bangunan sarang burung walet.

Dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, pemerintah desa menjalin kerja sama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur keamanan lainnya. Sinergi antara Pemerintah Desa, BPD, dan LPMD juga terus diperkuat dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Dinas PMD Kabupaten Buol sekaligus Wakil Ketua Tim Penilai Arfandi Wehantow, S.IP., M.Si menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kecamatan Tiloan dan Pemerintah Desa Lomuli kepada tim penilai.

Ia menilai persiapan kegiatan yang dilakukan sangat baik dan menunjukkan keseriusan desa dalam mengikuti evaluasi perkembangan desa.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi perkembangan desa merupakan agenda nasional yang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

Baca Juga :  Pj Sekda Buol Turun Langsung ke TK Pembina, Ini Temuan di Balik Program Makan Siang Gratis

Tujuan kegiatan ini bukan semata-mata sebagai perlombaan, tetapi untuk mendorong desa memiliki budaya kerja yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, indikator penilaian dalam evaluasi tersebut meliputi tiga aspek utama, yaitu bidang pemerintahan desa, kewilayahan, dan kemasyarakatan. Oleh karena itu, desa diharapkan mampu menjalankan program pembangunan secara berkelanjutan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Kepala Desa Lomuli yang dinilai aktif dan inovatif dalam mengembangkan potensi desa, termasuk memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan berbagai kegiatan desa kepada masyarakat.

Selain itu, Desa Lomuli dinilai memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan, salah satunya kawasan pegunungan dengan pemandangan yang disebut menyerupai “negeri di atas awan”. Potensi tersebut diharapkan dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata desa yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas PMD berharap Desa Lomuli dapat terus berkembang dan mampu membawa nama baik Kabupaten Buol hingga tingkat Provinsi Sulawesi Tengah bahkan tingkat nasional.

Kegiatan evaluasi perkembangan desa tersebut berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat yang memberikan dukungan terhadap kemajuan dan pembangunan Desa Lomuli.(rls)

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini