Inflasi 2026 Jadi Sorotan, Bupati Boltara Ikuti Rakor Nasional dan Bahas Program 3 Juta Rumah

Bupati Boltara Ikuti Rakor Nasional dan Bahas Program 3 Juta Rumah, (Foto Humas)

Republish.id, BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Hal ini terlihat saat Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan yang digelar dari Ruang Rapat Bupati tersebut merupakan agenda nasional yang membahas strategi pengendalian inflasi di seluruh daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Bolmut Panen Padi Inpari Nutri Zinc: Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan
Foto Humas.

Rapat koordinasi ini juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si.

Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi dan konsistensi dalam menjaga stabilitas harga di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Rapat Internal PDI-P Boltara Memanas, FPT Ulang hingga Evaluasi Fraksi Diperketat
Foto Humas.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para kepala daerah atas kinerja mereka selama ini dalam upaya menekan angka inflasi.

Melalui rakor ini, pemerintah pusat berharap setiap daerah semakin memperkuat komitmen dalam mengendalikan laju inflasi sekaligus mendukung kebijakan strategis pemerintah, khususnya di sektor perumahan rakyat.

Baca Juga :  Prosesi Adat Sambut Darwin Muksin sebagai Penjabat Bupati Bolmut

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Boltara dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait.