Iskandar Mangopa Terpilih Aklamasi Pimpin DPD Golkar Kabupaten Gorontalo 2025–2030

Iskandar Mangopa memberikan sambutan saat pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gorontalo periode 2025–2030, (foto: Vera).

Republish.id, Gorontalo – Iskandar Mangopa resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gorontalo periode 2025–2030 melalui keputusan aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Orasawa Resto, Selasa (09/12/2025).

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo Tembus 6,07 Persen, Aktivis Apresiasi Peran PT BJA

Penetapan aklamasi tersebut dilakukan setelah panitia Musda menyatakan Iskandar sebagai satu-satunya bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan. Tiga bakal calon lainnya dinyatakan tidak lolos verifikasi, sehingga tidak dapat melanjutkan ke tahap pemilihan.

Tampak momen Musda Golkar Kabupaten Gorontalo saat tetapkan Iskandar Mangopa sebagai ketua DPD (Foto: Vera).

“Karena hanya ada satu bakal calon yang memenuhi syarat maka kita nyatakan sebagai Ketua DPD Golkar terpilih secara aklamasi adalah Iskandar Mangopa,” ujar pimpinan sidang, Ghalieb Lahijun, saat membacakan hasil sidang pleno.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung At-Tafakur Buol dalam Tabligh Akbar Penuh Makna

Dalam pidato perdananya, Iskandar menyampaikan apresiasi kepada para kader yang telah memberikan kepercayaan penuh untuk memimpinnya. Ia menegaskan bahwa masih banyak agenda strategis yang harus dituntaskan untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas Partai Golkar di tingkat kabupaten.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Tanjung Buaya Gelar Musrenbang tahun 2026

“Saya tidak menyangka mendapat kepercayaan sebesar ini dari teman-teman. Banyak yang harus kita kerjakan ke depan demi menjawab harapan para kader,” tutur Iskandar.

Momen setelah pemilihan ketua DPD Golkar Kabupaten Gorontalo, (Foto:Vera).

Musda Golkar Kabupaten Gorontalo yang berakhir dengan penetapan tersebut berlangsung kondusif dan tertib. Hasil aklamasi ini sekaligus menandai arah baru kepemimpinan Golkar di daerah, dengan fokus pada penguatan struktur, peningkatan kinerja organisasi, serta persiapan menghadapi agenda politik hingga tahun 2030.