Republish.id, GORONTALO – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik Mohammad Rudy Salahuddin sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo.
Rudy menggantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Gorontalo Sofian Ibrahim yang sebelumnya berstatus sebagai Pelaksana harian (Plh) Gubernur Gorontalo.
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta itu dilakukan bersamaan dengan Penjabat Gubernur Banten, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Sulawesi Selatan.
Menteri Tito Karnavian menjelaskan, pelantikan penjabat Gubernur untuk mengisi kekosongan sesuai Amanah UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Bupati dan Wakil Bupati. Mereka akan menjabat sampai ada hasil Pilkada yang ditetapkan oleh KPUD masing-masing.
“Kalau 27 November (saat Pilkada) pengalaman kita, proses yang dilalui umumnya kira-kira satu bulan dua bulan bahkan ada tiga bulan. Artinya menjabat kemungkinan besar sampai dengan Januari 2025. Tapi kalau terjadi ada mekanisme sidang, perselisihan hasil pemungutan suara bisa saja terjadi lebih panjang,” jelas Tito melansir beritagorontalo, Jumat (17/5/2024).

Lanjut Tito, Berdasarkan pengalaman yang dimiliki Rudy, untuk Provinsi Gorontalo Presiden memberikan kepercayaan kepada Rudy dari Kemenko Perekonomian untuk menjadi Pj Gubernur Gorontalo.
“Saya juga baru mendapatkan cerita tadi, bahwa rupanya bapak orang tuanya mantan Wakil Gubernur DKI. Sekarang sedikitlah bapak naik kelas jadi gubernurnya, meskipun di Gorontalo,” imbuhnya.
Nama Rudy Salahuddin bukan kali ini saja mencuat sebagai penjagub. Sejak tahun 2022, namanya sering muncul sebagai kandidat sampai akhirnya dilantik Mendagri hari ini.
Rudy menjadi Penjabat Gubernur Gorontalo kelima setelah Tursandi Alwi, Zudan Arif Fakhrulloh, Hamka Hendra Noer dan Ismail Pakaya.
Rudy dijadwalkan Sabtu (besok) akan ke Gorontalo. Ia akan menjalani sejumlah prosesi adat dan serah terima jabatan sebelum benar benar bertugas sebagai kepala daerah.








Leave a Reply
View Comments