Operasi Tiga Hari di Boltara! UPTD PPD Sasar Kendaraan Menunggak Pajak, Notis Lama Ditarik

Foto Ilustrasi AI.

Republish.id, BOLTARA – Upaya peningkatan pendapatan daerah kembali digencarkan. UPTD Pelayanan Pajak Daerah (PPD) Bolmong-Boltara-Boltim menggelar penertiban pajak kendaraan bermotor di Desa Sonuo Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Selasa (11/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), sekaligus memastikan administrasi perpajakan kendaraan lebih tertib dan akurat.

Baca Juga :  Pastikan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Terkendali, Pj Bupati Sidak Pasar Boroko

Kepala UPTD PPD Bolmong-Boltara-Boltim, Stephanus S. Nagin, S.Kom, menjelaskan bahwa operasi tersebut bukan sekadar penindakan, tetapi juga bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar pajak.

“Operasi ini kami laksanakan sudah di hari kedua, dan bagaimana kemudian untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar taat membayar pajak kendaraan,” ujar Stephanus.

Ia menerangkan, pelaksanaan penertiban dilakukan melalui sinergi bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Boltara serta Satuan Lalu Lintas Polres Boltara. Operasi menyasar sejumlah titik strategis di wilayah Boltara.

Baca Juga :  KPU Bolmut Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pemilu 2024 Dengan Sampel 243 DCT

Menurut Stephanus, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Dalam pelaksanaannya, petugas akan menarik notis pajak yang sudah tidak berlaku dan menggantinya dengan Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPPD) terbaru sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Wabup Aditya Pontoh Tegaskan Pentingnya Hilirisasi Perkebunan di BOLTARA

“Kami akan melakukan penarikan notis pajak lama dan menggantinya dengan SPPD terbaru agar data administrasi kendaraan lebih tertib dan akurat,” jelasnya.

Langkah penertiban ini diharapkan mampu memberikan kepastian informasi kepada para wajib pajak, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor. Pemerintah daerah pun optimistis, melalui operasi terpadu ini, tingkat kepatuhan pajak di Boltara akan semakin meningkat.