Pemuda sebagai Pelopor: Ahmad Musa Serukan Perjuangan Lawan Kebodohan

Caption: Ahmad Musa, Ketua Tim Milenial Calon Bupati dan Wakil Bupati Roni Sampir-Adnan Entengo (Road) nomor urut 3, menegaskan pentingnya pemuda sebagai pelopor peradaban, (Foto Istimewa).

Republish.id, GORONTALO – Di peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ahmad Musa, Ketua Tim Milenial Calon Bupati dan Wakil Bupati Roni Sampir-Adnan Entengo (Road) nomor urut 3, menegaskan pentingnya pemuda sebagai pelopor peradaban.

Ia menyerukan semangat untuk memberantas kebodohan dan meningkatkan kreativitas generasi muda.

”Bagi kami, tim milenial Roni-Adnan anak muda harus bangkit dan berkarya. Karena, pemuda bisa menjadi pelopor peradaban itu sendiri,” ungkap Ahmad, Senin, (28/10/2024).

Ia menekankan bahwa tanggung jawab pemuda kini adalah menjaga persatuan bangsa dan melawan penindasan.

Baca Juga :  Lingkungan Hidup 2025: Menata Ulang Arah atau Melanjutkan Krisis?

”Kita sebagai anak muda harus menjaga marwah perjuangan pemuda terdahulu kita, tugas anak muda sekarang menjaga persatuan bangsa Negara Republik Indonesia. Tugas pemuda pada hari ini adalah bukan mengusir penjajah. Akan tetapi, memberantas penindasan dan kebodohan,” ujarnya.

Ahmad juga menggarisbawahi pentingnya pendidikan bagi pemuda di Kabupaten Gorontalo. Ia mengusulkan program unggulan pasangan Roni-Adnan untuk mendukung usaha muda dan meningkatkan akses pendidikan berbasis internet.

Baca Juga :  Tim Identifikasi Polda Gorontalo Bekali Peserta Peran Saka Nasional 2025 Ilmu Penanganan TKP

”Melalui Program Unggulan Pasangan Roni Sampir-Adnan Entengo, itu lebih banyak dengan kebangkitan pemuda, yaitu, memiliki keberpihakan kepada Pemuda-Pemuda Kreatif, dan bisa membangkitkan Usaha Muda agar bisa naik kelas,” tambahnya.

Baca Juga :  Barcelona Vs Mallorca, Blaugrana Bayangi Madrid Usai Salip Girona

Ia mengajak semua pemuda untuk berkolaborasi dalam mencari solusi untuk kemajuan daerah.

”Bagi kami tim milenial Roni-Adnan anak muda harus bangkit, dan berkarya. Karena, pemuda bisa menjadi pelopor peradaban itu sendiri,” tegasnya.

”Pemuda ayo kolaborasi dan bangkit untuk kita bersama menemukan solusi yang baik,” tutup Ahmad.

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."