Purbaya Sentil Bank Dunia: Proyeksi Ekonomi RI Dinilai Keliru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (30/9/2025). (Sumber: ANTARA/Imamatul Silfia)

Republish.id, NASIONAL – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi laporan terbaru dari Bank Dunia yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 melambat ke angka 4,7%. Proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya yang berada di level 4,8%.

Purbaya menilai prediksi itu tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil ekonomi nasional. Ia menegaskan, pada kuartal pertama 2026 saja, pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi menyentuh angka sekitar 5,5% bahkan bisa lebih tinggi.

“Kan triwulan pertama saja mungkin 5,5%, 5,6% atau lebih. Berarti World Bank menghitung kita mau resesi, turun ke bawah sekali, setelah itu kalau rata-ratanya 4,6%. Saya pikir World Bank salah hitung,” ujarnya di kantornya, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  KAI Dorong Mobilitas Hijau: Kereta Api Jadi Solusi Transportasi Rendah Emisi

Menurutnya, asumsi yang digunakan Bank Dunia kemungkinan besar dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak dunia. Namun, ia meyakini proyeksi tersebut akan berubah jika harga energi kembali stabil.

Meski demikian, Purbaya menilai laporan tersebut telah lebih dulu membentuk sentimen negatif terhadap perekonomian Indonesia di mata global.

Baca Juga :  Krakatau Steel Siap Dukung Mandat Pembangunan 300 Ribu Jembatan

“Kalau sebulan dari sini harga minyak turun ke level normal lagi, World Bank pasti akan ubah prediksinya. Tapi dia sudah melakukan dosa besar, dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah balik lagi ke level yang normal, kalau dia ubah prediksi ekonominya lagi,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh sektor ekonomi tetap bergerak optimal. Stabilitas iklim investasi dan kekuatan sistem keuangan, kata dia, menjadi kunci dalam menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga :  Pameran Kehutanan dan Produk Kayu Internasional Guangxi 2025 serta Desain ASEAN Serentak · Pameran Desain Guangxi 2025 Dibuka pada November

“Saya sih akan optimalkan semua mesin ekonomi yang ada di sini, itu saja. Mungkin saja World Bank betul, tetapi saya nggak tahu, yang jelas kalau di angka saya sih sudah membaik dan kita akan jaga terus. Mungkin World Bank belum tahu jurus-jurus asia saya, jurus-jurus asia Pak Prabowo,” pungkas Purbaya.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini