Cuaca Ekstrem Ancam Sulut, BMKG Minta Warga Waspada hingga Akhir Pekan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga mewaspadai potensi cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan. (Foto ANTARA/Karel A Polakitan)

Republish.id, SULUT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Sulawesi Utara hingga akhir pekan ini.

Peningkatan aktivitas atmosfer menjadi pemicu utama kondisi tersebut, yang berpotensi menghadirkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat kondisi cuaca yang tidak menentu.

Baca Juga :  Berniat Selesaikan Masalah, IRT di Kecamatan Bunaken Malah Dihajar Pelaku

“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian,” kata Karina Husna di Manado, Selasa (24/3), dikutip Antara.

Sejumlah wilayah di Sulawesi Utara diperkirakan terdampak kondisi ini. Beberapa kabupaten dan kota bahkan masuk kategori waspada karena berpotensi mengalami hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Guru SMK Dikeroyok Oknum TNI AL Usai Tegur Karaoke Tengah Malam, Warga Talaud Turun ke Jalan

Selain curah hujan, BMKG juga menyoroti adanya peningkatan kecepatan angin yang dapat memperburuk dampak cuaca, terutama di wilayah pesisir serta daerah dengan kondisi geografis rawan.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG serta mengambil langkah antisipasi guna meminimalisir risiko yang mungkin terjadi.

Baca Juga :  MLKI Sulut Gelar Sarasehan dan Pelatihan Jurnalistik

BMKG menegaskan, “Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.”

Lebih lanjut, warga yang tinggal di daerah rawan bencana seperti lereng perbukitan dan bantaran sungai diminta meningkatkan kesiapsiagaan selama periode cuaca ekstrem ini berlangsung.(*)

Redaksi Republish.id