Pemkab Boltara Petakan Kawasan Transmigrasi, Siapkan Motor Baru Penggerak Ekonomi

Foto Humas.

Republish.id, BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mulai memetakan potensi kawasan transmigrasi sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Identifikasi Potensi Kawasan Transmigrasi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat BPKPD, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Pengembangan Kawasan Transmigrasi untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Boltara” itu dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd., M.M., mewakili Bupati Bolaang Mongondow Utara.

Baca Juga :  Pengawasan Bukan Formalitas: Gubernur Sulut Tegaskan “Zero Tolerance” Korupsi di Hadapan Kepala Daerah

Dalam sambutannya, Abdul Mutoh menegaskan bahwa pengembangan kawasan transmigrasi merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah.

Menurutnya, identifikasi potensi yang dilakukan secara tepat akan menjadi dasar dalam menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat produksi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Baca Juga :  Bupati Boltara Buka Raker Pemda di Kaidipang, Sinkronkan Program Pembangunan 2026 hingga Desa

“Kami berharap melalui forum ini dapat disepakati lokasi yang memiliki potensi sumber daya alam, kesiapan lahan, dukungan infrastruktur, dan kesiapan sosial masyarakat. Sehingga program transmigrasi benar-benar memberikan dampak nyata bagi Boltara,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berkomitmen mendukung penuh program transmigrasi sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan ketahanan pangan daerah.

Baca Juga :  Muharram Jadi Momen Istimewa, Bupati Boltara Serahkan Bantuan Puluhan Juta Rupiah

FGD tersebut diikuti oleh perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, kalangan akademisi, para camat, serta tamu undangan lainnya.

Melalui forum ini, diharapkan lahir rekomendasi yang dapat menjadi acuan dalam penetapan kawasan transmigrasi potensial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.(*)

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."