Republish.id, BOLTARA – Informasi mengenai dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat tinggi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) yang beredar di media sosial mendapat perhatian Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Boltara.
Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi tersebut sebelum ada konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Kepala Dinas Kominfo Boltara, Sri Wahyuni Pontoh, S.Sos, meminta masyarakat tetap tenang dan menunggu informasi resmi terkait kabar yang beredar tersebut.
“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak sembarang percaya pada informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya dari pihak berwenang,” ujar Sri Wahyuni kepada awak media, Senin (21/09/2026).
Menurutnya, informasi yang dapat dipercaya harus bersumber dari pernyataan resmi pihak terkait. Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menyikapi berbagai kabar yang beredar di ruang digital, khususnya informasi yang berkaitan dengan proses hukum.
“Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” pesannya.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dugaan OTT KPK terhadap pejabat di Boltara tersebut masih belum disertai konfirmasi resmi dari KPK.









Leave a Reply
View Comments