Pelindo Multi Terminal Dorong Layanan Ekspor di Terminal Jamrud Surabaya

Surabaya, Mei 2025 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang berfokus pada pengelolaan terminal nonpetikemas, berkomitmen untuk mendorong penguatan ekspor produk Indonesia di pasar global. Hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan komoditas ekspor yang dilayani di Branch Jamrud Nilam Mirah, Surabaya.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah, Muh Junaedhy menyampaikan bahwa berbagai wilayah di sekitar Jawa Timur ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai ekspor yang tinggi.

Baca Juga :  Mahasiswa Game Application & Technology BINUS UNIVERSITY Tembus Panggung Internasional di Busan Indie Connect Festival 2025

“Trafik komoditas ekspor sampai dengan bulan April 2025 yang dilayani di Terminal Jamrud mencapai 201.785 Ton/M3, tumbuh 31% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 yang sejumlah 87.360 Ton/M3. Komoditas yang diekspor tersebut meliputi: bungkil kopra, barite, mill scale, Palm Fatty Acid Distillate (PFAD), pyrophyllite, wood chip, dan lain sebagainya,” ujar Muh Junaedhy.

Baca Juga :  Alasan Gen Z dan Milenial Tertarik Investasi Emas

Komitmen mendukung geliat ekspor juga ditunjukkan Branch Jamrud Nilam Mirah seperti dalam melayani kegiatan ekspor Baja Lapis Alumunium Seng (BjLAS) sebanyak 6.000 ton ke Amerika Serikat dengan merek Zinium milik PT Sunrise Steel dalam skala besar di dermaga Jamrud Utara pada April lalu.

Baca Juga :  Hadirkan Ruang Kreatif dan Kompetitif bagi Generasi Muda, KAI Daop 4 Semarang Gelar KAI Esports Mobile Legends Tournament Tahun 2025

“Dalam proses muat kargo, kami berkomitmen memastikan kesiapan pelabuhan dalam mendukung kelancaran ekspor komoditas dengan melakukan kesiapan layanan, personel, dan fasilitas pelabuhan. Kegiatan ekspor tersebut menjadi langkah yang baik bagi produk-produk lokal untuk bersaing di pasar internasional sehingga diharapkan kegiatan ekspor produk lokal dapat terus tumbuh dan berkembang semakin meningkat,” ujar Muh Junaedhy.

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."