Republish.id, BITUNG – Penyidikan kasus kericuhan yang berujung pembakaran sejumlah fasilitas PT Futai Sulawesi Utara di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, terus bergulir.
Satreskrim Polres Bitung kini memfokuskan penyelidikan pada pemeriksaan saksi serta pendalaman barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV).
Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah mengatakan hingga saat ini penyidik menangani dua laporan polisi yang berasal dari pihak PT Futai dan warga.
“Masih diperiksa semua laporannya. Dua laporan sudah jalan. Pemeriksaan saksi-saksi dari kedua belah pihak, laporan Futai dan laporan warga,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).
Menurut Ahmad, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk menyusun secara utuh kronologi peristiwa yang terjadi saat aksi ricuh di kawasan perusahaan.
Salah satu barang bukti yang menjadi perhatian penyidik adalah rekaman CCTV yang diyakini dapat membantu mengungkap rangkaian kejadian.
“Barang bukti sementara dikumpulkan, termasuk CCTV. CCTV itu perlu,” ujarnya.
Tak hanya itu, polisi juga telah memeriksa warga yang mengalami luka dalam insiden tersebut. Keterangan para korban akan disandingkan dengan bukti lain untuk memastikan posisi dan kronologi masing-masing saat peristiwa berlangsung.
“Termasuk korban yang luka sudah diambil keterangan. Kita akan pastikan korban berdiri di mana. Itu perlu,” jelas Ahmad.
Ia menambahkan, pemeriksaan terhadap rekaman CCTV masih berlangsung. Untuk kepentingan pembuktian, Polres Bitung turut menggandeng Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sulawesi Utara.
“Masih sementara periksa untuk keberadaan CCTV. Puslabfor sementara periksa,” katanya.
Ahmad menegaskan penyidik masih berfokus pada pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti. Setelah seluruh bukti dinilai cukup, polisi akan menentukan langkah hukum berikutnya sesuai hasil penyelidikan.
“Polres Bitung memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan objektif agar seluruh fakta dalam insiden yang melibatkan PT Futai dan warga dapat terungkap secara menyeluruh,” pungkasnya.








Leave a Reply
View Comments