Aksi Mahasiswa BAKAR di DPRD Boltara, Keranda Mayat Jadi Simbol Protes Matinya Hati Nurani Legislatif

Aksi Mahasiswa BAKAR di DPRD Boltara, Keranda Mayat Jadi Simbol Protes Matinya Hati Nurani Legislatif, (Foto Jefry Republish.id).

Republish.id, BOLTARA – Suasana halaman DPRD Bolaang Mongondow Utara (Boltara) pada Senin (8/9/2025) berubah tegang ketika sekelompok pemuda dan mahasiswa dari Barisan Aksi Kerakyatan (BAKAR) menggelar aksi demonstrasi.

Dalam aksinya, mereka menyerahkan keranda mayat kepada pimpinan DPRD sebagai bentuk protes keras.

Menurut orator aksi, keranda mayat tersebut melambangkan matinya hati nurani legislatif yang seharusnya menjadi wakil rakyat.

Keranda berbalut kain putih itu diterima langsung oleh pimpinan DPRD Boltara yang keluar menemui massa. Aksi yang berlangsung sejak siang hari ini juga disertai empat tuntutan utama, yaitu:

Baca Juga :  Pemda Bolmut Laksanakan Safari Jum'at di Desa Tanjung Buaya

Bubarkan DPR

Usut tuntas kejanggalan pengadaan mobil dinas DPRD Bolmong Utara

Baca Juga :  Polres Boltara Periksa Wartawan, Kasus Dugaan Halangi Peliputan RSUD Mulai Diusut

Perhatikan pembangunan SDM Bolmong Utara

Periksa dugaan mark up pengadaan PLTS di Bolmong Utara

Keranda mayat tersebut melambangkan matinya hati nurani legislatif yang seharusnya menjadi wakil rakyat, (Foto Jefry Republish.id).

Tuntutan tersebut tidak hanya disuarakan melalui orasi, tetapi juga terpampang jelas pada spanduk yang dibentangkan para demonstran.

Baca Juga :  KPU Bolmut Umumkan 60 Nama Hasil Seleksi PPK Pemilukada Tahun 2024

Ketua DPRD Boltara bersama pimpinan serta anggota legislatif lainnya hadir dan menerima langsung massa aksi di halaman gedung dewan.

Demonstrasi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian gabungan, termasuk Brimob Polda Sulut dan Satuan Sabhara Polres Boltara.

Usai menyampaikan aspirasi di DPRD, massa kemudian bergerak melanjutkan aksinya ke Kantor Bupati Bolmong Utara.