Republish.id, NASIONAL – Ribuan rumah terendam air akibat banjir di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/2/2024).
Melansir Kompas.com, Banjir bandang terjadi akibat luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumbawa itu menyebabkan empat rumah hanyut.
Banjir yang terjadi sekitar pukul 15.30 Wita itu menyebabkan sebanyak 1.489 rumah lainnya terendam dengan ketinggian maksimal 2 meter setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.
Ribuan rumah yang terendam tersebar di enam kelurahan, yakni Kelurahan Samapuin, Kelurahan Pekat, Kelurahan Brang Bara, Kelurahan Bugis, Kelurahan Brang Biji, dan Kelurahan Lempeh.
Syahdan (40), warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, turut terbawa arus banjir bersama rumahnya. Beruntung, Syahdan bisa berenang dan bisa menyelamatkan diri.
“Benar, saya tadi mau ambil KTP makanya masuk rumah. Tapi banjir makin besar dan saya naik ke atap dan terbawa arus sampai Brang Biji bisa selamatkan diri,” kata Syahdan mengutip Kompas.com.
Warga juga mengatakan, aliran sungai meluap hingga permukiman dengan ketinggian air mencapai dua meter.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, Muhammad Nurhidayat mengatakan, terdapat 1.489 rumah yang terendam banjir dan 6.278 jiwa terdampak.
“Banjir bandang menggenangi 1.489 rumah dan 6.278 jiwa terdampak. Empat rumah hanyut terbawa banjir,” kata Nurhidayat.
Ia mengimbau kepada warga yang berada di sekitar bantaran sungai agar waspada akibat curah hujan yang cukup tinggi.
Dampak banjir bandang juga dirasakan dengan banyaknya sampah kiriman yang berasal dari kebun dan ladang warga di wilayah pegunungan atau daerah hulu sungai.
“Puncak musim hujan diperkirakan pada Februari 2024 ini, apalagi menjelang hari pencoblosan intensitasnya tinggi,” ungkapnya.
“Diharapkan kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi banjir bandang yang dapat menggenangi wilayah rawan banjir seperti bantaran sungai,”katanya.(*)
*Berita ini telah tayang sebelunya di Kompas.com dengan Judul : Banjir Bandang Terjang Sumbawa, 4 Rumah Hanyut dan 1489 Terendam











Leave a Reply
View Comments