Republish.id, BOLMUT – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena, bersama Wakil Bupati Aditya Pontoh, melakukan panen padi di Desa Pontak, Kecamatan Kaidipang, pada Sabtu, 15 Maret 2025.
Yang menarik dari panen kali ini adalah penggunaan varietas padi Inpari Nutri Zinc, yang mengandung zinc (Zn) lebih tinggi dibandingkan varietas padi lainnya.
Padi ini dikenal memiliki manfaat gizi lebih baik dan berkontribusi dalam mengatasi kekurangan gizi, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil.
Panen dilakukan menggunakan alsintan bantuan dari Pemprov Sulut, yaitu Combine Harvester, yang semakin mempermudah proses panen.
Selain itu, Bupati dan Wakil Bupati juga meninjau uji coba varietas padi IPB di lahan sawah Desa Pontak.
Produksi Padi Bolmut: Antara Tantangan dan Harapan
Upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi padi terus dilakukan, mengingat data produksi padi Bolmut menunjukkan fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bolmut, produksi padi tahun 2024 mencapai 23.311 ton, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang berada di angka 19.191 ton.
Namun, data Pemkab Bolmut menunjukkan angka berbeda, di mana produksi padi pada tahun 2023 mencapai 37.769 ton, sehingga terjadi penurunan produksi di tahun 2024.
Luas panen padi di Bolmut juga mengalami sedikit penurunan. Data BPS menunjukkan luas panen padi tahun 2024 mencapai 5.545 hektar, sedikit turun dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 5.546 hektar.
Sementara itu, data Pemkab Bolmut menyebutkan luas panen padi tahun 2023 mencapai 6.930 hektar.
Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan produksi padi adalah alih fungsi lahan ke tanaman jagung, yang lebih diminati petani karena harga jual yang lebih stabil.
Harapan Baru: Petani Milenial Bolmut
Di tengah tantangan ini, muncul generasi petani milenial di Bolmut yang berusaha menerapkan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas padi.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Penyuluh Dinas Pertanian Bolmut, Syarifuddin, mengungkapkan bahwa selain alih fungsi lahan, kerusakan jaringan irigasi juga menjadi salah satu penyebab utama menurunnya produksi padi di daerah ini.
Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki jaringan irigasi dan memberikan bantuan teknologi pertanian modern agar produksi padi bisa meningkat.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan petani, diharapkan sektor pertanian di Bolmut dapat terus berkembang, menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik, serta mendorong petani milenial untuk tetap berkarya di sektor pertanian.











Leave a Reply
View Comments