Dapatkan Konsesi, Muhammadiyah Bentuk Dua Perusahaan untuk Kelola Tambang 

PP Muhammadiyah membentuk dua badan korporasi untuk pengelolaan tambang sebagai tindak lanjut pasca Muhammadiyah menerima konsesi tambang dari pemerintah. (Foto : CNN Indonesia)
PP Muhammadiyah membentuk dua badan korporasi untuk pengelolaan tambang sebagai tindak lanjut pasca Muhammadiyah menerima konsesi tambang dari pemerintah. (Foto : CNN Indonesia)

Republish.id, NASIONAL – PP Muhammadiyah secara resmi membentuk dua perusahaan baru untuk mengelola tambang setelah memperoleh konsesi dari pemerintah.

Ketua Tim Pengelola Tambang Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menyatakan bahwa dua badan hukum yang dibentuk adalah strategic company dan operating company.

“Kemudian nanti ada operating company. Operating company inilah yang nanti para ahli yang memang punya pengalaman ditambang orang Muhammadiyah dan juga ahli,” kata Muhadjir, Rabu (11/9/2024).

Baca Juga :  Pesan Pj Bupati Bolmut di Upacara HUT Ke-53 Korpri 2024

Sebagai langkah awal, Muhammadiyah akan melibatkan lima Fakultas atau Jurusan Pertambangan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah untuk melakukan survei awal terhadap lokasi tambang.

Muhadjir memastikan bahwa proses pengelolaan tambang akan dilakukan secara bertahap dan terukur.

Baca Juga :  Kala Perda Tak Mampu Selamatkan Sungai Longgi Gorontalo

Ia menambahkan bahwa Muhammadiyah akan mempersiapkan infrastruktur kelembagaan yang diperlukan terlebih dahulu melalui Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) sebelum benar-benar memulai pengelolaan tambang tersebut.

“Kita tidak akan terburu-buru untuk memutuskan. Kalau menerimanya iya, tapi kita siapkan dulu lah institusi di dalam,” tambah Muhadjir.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa lahan tambang yang akan dikelola Muhammadiyah kemungkinan adalah bekas tambang milik PT Adaro Energy Indonesia Tbk atau PT Arutmin Indonesia (Arutmin).

Baca Juga :  KPU Bolmut Gelar Debat Publik Perdana Pilkada 2024-2029, Fokus Inovasi Layanan Publik

Pemerintah memastikan akan memberikan lokasi tambang terbaik kepada Muhammadiyah sebagai bagian dari pemberian Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).(*)

 

*Baca selengkapnya di Sini

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."