Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boltara Musnahkan Ratusan Liter Cap Tikus dan Obat Keras

Polres Boltara Musnahkan Ratusan Liter Cap Tikus dan Obat Keras, (Foto Jefry/Republish.id)

Republish.id, BOLTARA – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bolaang Mongondow Utara menggelar pemusnahan barang bukti hasil operasi kepolisian di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Bolaang Mongondow Utara, Rabu (1/7/2026).

Pemusnahan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Bolaang Mongondow Utara dalam memberantas peredaran minuman beralkohol ilegal serta obat-obatan terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga :  Sandra Dewi Cabut Gugatan Keberatan atas Penyitaan Aset Terkait Kasus Korupsi Timah
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boltara Musnahkan Ratusan Liter Cap Tikus dan Obat Keras, (Foto Jefry/Republish.id)

Barang bukti yang dimusnahkan berupa 755 liter minuman beralkohol tradisional jenis cap tikus. Jumlah tersebut terdiri atas 630 liter hasil pengungkapan Polsek jajaran dan 125 liter hasil penindakan Satresnarkoba Polres Bolaang Mongondow Utara.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum, Polres Boltara Satukan Forkopimda dan Masyarakat

Selain itu, polisi juga memusnahkan 208 butir obat-obatan tertentu (obat keras) yang terdiri dari jenis Trihexyphenidyl, Neomethor, dan Seledryl.

Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Bolaang Mongondow Utara dalam menegakkan hukum, menekan peredaran minuman beralkohol ilegal maupun obat-obatan terlarang, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif.

Baca Juga :  Update, Korban Tragedi Tanah Longsor PETI Suwawa Capai 72 Orang

Melalui langkah tersebut, Polres Bolaang Mongondow Utara juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan berbahaya demi mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, serta bebas dari gangguan kamtibmas.

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."