Republish.id, BOLMUT – Jembatan Goyo akhirnya telah diresmikan, Pj Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sirajudin Lasena, berpesan kepada masyarakat agar bisa menjaga bersama jembatan goyo, Juamt (08/03/2024).
Telah kita ketahui bersama, jembatan goyo ini merupakan akses penghubung yang sanagt penting dan dirindukan masyarakat dusun Goyo selama ini, dengan bertahun-tahun menunggu, akhirnya hari ini sudah bisa dinikmati masyarakat. Sebab selama ini untuk sampai ke Goyo menggunakan rakit sebagai akses menyebrangi sungai.
Dalam hal ini Pj Bupati Sirajudi Lasena mengatakan, dengan terlaksananya atau terbngunya jembatan goyo ini, saya atas nama pemerintah daerah Bolmut,dan atas nama masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala BPJN Sulut bapak Hendro Satrio dan staf yang sudah berusaha keras untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dalam pembangunan jembatan goyo ini.

“Saya meminta kepada masyarakat jembatan ini sudah bisa kita gunakan, jadi mari kita jaga bersama. Sebab jembatan ini sudah lama kita tunggu keberadaannya, sehingganya harus ada kolaborasi dari semua pihak,”tuturnya.
Lebih lanjut, Pj Bupati Bolmut mengungkapkan, agar memperhatikan kapasitas beban jembatan, dan jalagalah fasilitas jembatan tersebut agar bisa digunakan lebih lama.
“Sehingganya tolong di patuhi apa yang sudah di sampaikan seperti kapasitas jembatan tidak bisa dilalui kenderaan roda 4 kecuali ambulance dan hanya kapasitas daya tampung 40 orang, mari kita jaga bersama fasilitas yang sudah ada ini agar bisah lebih lama kita gunakan,”tegasnya.
Dilokasi yang sama, Kepala Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Hendro Satrio menuturkan, jembatan tersebut sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Selamat buat masyarakat karena perjuangan dalam menanti adanya jembatan gantung, dan mulai saat ini jembatar tersebut sudah bisah dinikmati oleh masyarakat,”tuturnya.
Rampungnya jembatan tersebut tidak bukan adanya kolaborasi adntra pemda Bolmut, Pemdes, dan juga masyarakat.

“Kami berharap kepada masyarakat agar bisa menjaga jembatan tersebut, karena jembatan ini hanya diperuntukan bagi pejalan kaki dan kenderaan beroda dua, kemudian untuk kenderaan roda 4 tidak diperbolehkan, terkecuali darurat atau mobil ambulance.
Pun itu, mari kita jaga bersama jangan sampai ada yang merusak struktur jembatan karena untuk keselamatan kita semua,”tutupnya. (*)










Leave a Reply
View Comments