Kapolda Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Oknum Polisi ‘Bekingi’ Penjualan Miras di Bone Bolango

Ketua Pemuda Nusantara wilayah Gorontalo, Arlan.

Republish.id, GORONTALO – Ketua Pemuda Nusantara wilayah Gorontalo, Arlan meminta Kapolda Gorontalo turun tangan untuk mengusut kasus dugaan praktik bekingan miras di Kabupaten Bone Bolango.

Menurutnya, penanganan kasus ini harus dilakukan dengan serius dan transparan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

“Adanya dugaan keterlibatan oknum kepolisian dalam praktik miras ilegal ini sangat mengkhawatirkan. Ini akan memalukan institusi Polri jika kasus tidak ditindaklanjuti,” kata Arlan kepada awak media pada Selasa (2/7/2024).

Baca Juga :  Krisis di RSUD Bolmut: Gaji Tertunda, Tenaga Medis Siap Mogok

Arlan juga meminta Kapolda Gorontalo segera turun tangan mengambil langkah-langkah tegas dan mengusut kasus ini hingga tuntas jika anggotanya terbukti terlibat dalam bekingan miras itu.

“Jika ada anggota Polri terbukti terlibat dalam bekingan miras itu. Kapolda Gorontalo harus mengambil langkah-langkah tegas dan mengusut kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Modus Koper Berlapis Baju, Polisi Bongkar Jalur Kokain Malaysia–Bali

Diberitakan sebelumnya, sebuah warung yang diduga menjual miras tanpa ijin di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango (Bonebol), Gorontalo diduga dibekingi pihak kepolisian.

Informasi yang dihimpun media ini berdasarkan keterangan warga sekitar, pemilik warung yang diketahui berinisial S alis TRA ini diduga dibekingi oleh oknum polisi untuk mengamankan usahanya.

Baca Juga :  Viral, Foto Dugaan Ijazah Palsu Aleg DPRD Bolmut Beredar di Medsos

Sementara itu, Kapolres Bone Bolango AKBP Muhammad Alli memastikan tidak ada anggotanya yang terlibat peredaran miras di Daerah itu.

Menurutnya, penganiayaan, pemerkosaan dan lain-lain banyak terjadi karena miras. Karena itu, lanjut AKBP Muhammad Alli, pihaknya tidak pernah mentolerir terkait masalah miras.

“Tidak ada anggota yang bekingi miras,” tegas AKBP Muhammad Alli dalam keterangannya.(*)

*Baca selengkapnya Disini

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."