Republish.id, BOLTARA – Rencana pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) mendapat penolakan tegas dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Ketua KNPI Boltara, Donal Palandi, menilai wacana tersebut berpotensi memicu perpecahan di Provinsi Sulawesi Utara.
Penolakan itu disampaikan langsung Donal dengan meminta Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, agar menghentikan langkah panitia pemekaran P-BMR.
“Kami mengingatkan agar Provinsi Sulawesi Utara tetap utuh dan tidak terpecah belah. Jika pemekaran ini tetap dipaksakan, kami siap mendeklarasikan bergabung dengan Provinsi Gorontalo, yang secara historis memiliki keterkaitan kuat dengan Bolaang Mongondow Utara,” tegas Donal.
Menurutnya, dorongan pemekaran P-BMR saat ini lebih kental dengan kepentingan elit dibandingkan kebutuhan riil masyarakat di daerah.
“Kami melihat pemekaran ini hanya menjadi alat bagi para elit untuk meraih jabatan dan kekuasaan, bukan untuk kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Donal menegaskan, KNPI Boltara akan terus mengawal aspirasi pemuda dan masyarakat agar tidak dirugikan oleh kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan daerah.
Ia berharap pemerintah provinsi dan panitia pemekaran dapat mengambil keputusan secara bijak dengan mengedepankan persatuan dan kesejahteraan masyarakat Boltara.









Leave a Reply
View Comments