Komisi I DPRD Bitung Bertemu Wali Kota, Bahas Evaluasi RS Pratama

Komisi I DPRD Bitung saat audensi dengan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar.

Republish.id, BITUNG – Komisi I DPRD Kota Bitung mendesak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saling bersinergi mendukung pengoptimalan Rumah Sakit Pratama Bitung Tengah.

Langkah ini dilakukan agar rumah sakit tersebut ditargetkan dapat beroperasi penuh melayani rawat inap hingga pasien BPJS Kesehatan pada 2027 mendatang.

​Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Bitung yang juga politisi PDI Perjuangan, Nabsar Badoa, bersama anggota Komisi I, Edwin Podo dan Imran Lakodi usai melakukan kunjungan lapangan dan beraudiensi langsung dengan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar terkait kondisi terkini RS tersebut.

Baca Juga :  Nasib Gideon Menggantung, Nori Supit Tetap Ketua NasDem Bitung 

​”Komisi I DPRD Bitung mendesak agar semua OPD bersinergi mendukung RS Pramata ini dengan target tahun 2027 bisa beroperasi penuh melayani rawat inap dan menerima pasien BPJS,” tegas Nabsar, Jumat (2/10/2026)

​Nabsar mengungkapkan, dalam audiensi tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah temuan krusial dari hasil tindak lanjut Komisi I di lapangan. Salah satunya kata dia, adalah kendala sarana prasarana serta adanya kejanggalan pada alokasi anggaran obat-obatan.

​”Di Badan Anggaran (Banggar) jelas-jelas alokasi obat-obatan untuk RS itu sebesar Rp 140 juta. Namun dari hasil kunjungan Komisi I dan penjelasan Direktur Utama, yang terealisasi cuma Rp 30 juta. Hal ini kemudian langsung direspons pak Wali Kota untuk ditindaklanjuti bersama dinas terkait dan TAPD,” ujar Nabsar.

Baca Juga :  KFC Kembali Tunggak Pajak Dua Bulan, Bapenda Bitung Gandeng Kejaksaan

​Selain masalah anggaran, Nabsar membeberkan kondisi fisik RS juga memprihatinkan. Misalnya kata Nabsar, pohon tumbang yang menghancurkan pagar RS.

“Masalah ini sempat dibiarkan tanpa penanganan, hingga memicu aksi pencurian pompa air milik rumah sakit dan menjadikan area tersebut sebagai jalur umum sembarangan,” beber Nabsar.

​Nabsar mengatakan, setelah masalah tersebut disampaikan. Wali Kota Hengky Honandar kata dia, langsung menginstruksikan agar melakukan pembentukan tim persiapan akreditasi RS Pratama Bitung.

Baca Juga :  Terciduk Bawa Panah Wayer, Pria di Bitung Diamankan Tim URC Resmob Polres Bitung 

“Untuk persoalan sarana dan prasarana serta keamanan akan segera mungkin ditindaklanjuti. Kemudian OPD terkait juga diperintahkan untuk
​kerja bakti masal di lokasi RS Pratama Bitung,” katanya.

​Aksi kerja bakti itu lanjut Nabsar melibatkan sejumlah OPD, di antaranya pemerintah Kecamatan Maesa beserta seluruh kelurahan setempat, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga SP3.

“​ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas rumah sakit, sehingga masyarakat Kota Bitung dapat menikmati layanan kesehatan yang memadai pada 2027 mendatang,” pungkasnya.

 

Wartawan Republish.id Biro Kota Bitung