Mahasiswa KKN UNG di Desa Motolohu Gagas Produk Kesehatan Berbasis Jagung

Mahasiswa KKN PK UNG saat mengolah jagung sebagai produk kesehatan.
Mahasiswa KKN PK UNG saat mengolah jagung sebagai produk kesehatan.

Republish.id, POHUWATO – Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuewato merupakan salah satu desa yang memiliki perkebunan jagung yang banyak dimiliki oleh sebagian masyarakat. Namun, hasil dari perkebunan jagung belum bisa dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.

Padahal jagung banyak memiliki kandungan, satu diantaranya dibidang kesehatan. Desa Motolohu memiliki beberapa masalah di bidang kesehatan, contohnya Stunting.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Motolohu, pada tahun 2023 Desa Motolohu merupakan desa kasus stunting tertinggi.

Baca Juga :  Menkominfo Lantik Satgas Cyber Crime dan Judi Online RI-1

Hal ini menunjukan perlu adanya upaya peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan Desa Motolohu.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan demonstrasi pembuatan inovasi produk kesehatan berbasis jagung, sebagai komoditas lokal dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Sabtu (27/07/2024)

Demonstrasi dirangkaikan dengan berbagai macam penyuluhan kesehatan dan juga terkait produk untuk mencegah stunting pada masyarakat. Agenda ini dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Hamsidar Hasan, S.SI, M.SI APT.

Baca Juga :  THR ASN dan PPPK Gorontalo Utara Akan Dibayar Sebelum Shalat Idulfitri

Dalam paparannya, Dr. Hamsir katakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya alam local, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejatraan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah tingginya angka stunting.

“Untuk itu, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan di lingkungan wilayah tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Kebakaran Dahsyat Los Angeles: Ribuan Rumah Hangus, Ratusan Ribu Warga Mengungsi

Sementara itu, Moh. Krisna Y. Undjila selaku Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan Desa Motolohu bilang, suksesnya kegiatan ini tidak lepas dari bantuan masyarakat setempat.

“Kegiatan ini sangat bagus. Saya berharap setelah adanya demostrasi ini, warga setempat bisa mengelola jagung menjadi makanan pencegah stunting. Untuk pembuatannya sangat simple dan bahannya mudah didapat dan ekonomis,” tutupnya. (*)

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini