Pemkab Boltara Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Ollot II

Foto: Doc. Humas.

Republish.id, BOLTARA – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menyalurkan bantuan sandang dan pangan kepada keluarga Udin Laiha, korban kebakaran di Desa Ollot II, Dusun V Goyo, Minggu (27/9/2026). Bantuan tersebut diserahkan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fadly T. Usup, SE., M.M., yang mewakili Plt. Bupati Boltara Moh. Aditya Pontoh.

Baca Juga :  Wabup Boltara Buka Bimtek Pencatatan Sipil, Perkuat Sinergitas Penertiban Adminduk

Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada keluarga Udin Laiha yang tempat tinggalnya terdampak akibat peristiwa kebakaran.

Asisten I Fadly T. Usup mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud empati sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Baca Juga :  Tokoh Buruh Boltara Syamsudin Olii Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPC PDIP Periode 2025–2030

“Atas nama Plt. Bupati Boltara Bapak Moh. Aditya Pontoh, S.IP., kami turut prihatin atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Udin Laiha. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali. Pemerintah daerah akan terus hadir untuk masyarakat.”

Baca Juga :  Sabu Diduga Masuk Tambang Emas Paku, Polisi Tangkap Kurir Asal Makassar—Satu Pelaku Buron

Dalam penyerahan tersebut, Fadly didampingi sejumlah pejabat dan unsur pemerintah setempat. Mereka yang hadir di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Camat Bolangitang Barat, serta Sangadi Desa Ollot II.

Penyaluran bantuan itu menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Ollot II.

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."