Prabowo Ultimatum Menteri Nakal: “Tiga Kali Peringatan, Reshuffle!”

Foto: Presiden Prabowo Subianto. (YouTube/UKRI TV).

Republish.id, NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para menteri di kabinetnya untuk bekerja dengan benar dan tidak menyalahgunakan jabatan. Ia menegaskan, jika ada menteri yang tetap “nakal” meski sudah diberi tiga kali peringatan, maka tindakan tegas berupa pergantian atau reshuffle akan dilakukan.

“Anak buah saya hebat-hebat ya. Kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan?” kata Prabowo saat memberikan orasi ilmiah dalam sidang senat terbuka Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di The Trans Luxury Hotel, Jawa Barat, Sabtu (18/10).

Baca Juga :  Antusiasme Masyarakat Leok II Sambut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Buol, BOWO-NASIR

“Satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan, tiga kali, apa boleh buat reshuffle,” lanjutnya.

Prabowo menegaskan tidak akan merasa kasihan terhadap menteri yang tidak disiplin. Ia berkomitmen untuk bersikap tegas demi kepentingan bangsa.

“Harus diganti karena demi negara, bangsa, dan rakyat. Tidak boleh ada rasa kasihan, yang kasihan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Sekedar Nomor Urut, Angka 3 Miliki Filosofi Tersendiri Bagi Roni-Adnan

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang membencinya, termasuk dari kalangan berduit atau kelompok yang merasa dirugikan oleh kebijakannya.

“Saya nggak apa-apa dibenci asalkan rakyat saya tidak benci saya. Kalau saya dibenci oleh maling-maling, koruptor, manipulator, penipu-penipu yang serakah, nggak apa-apa, nggak ada urusan,” ucapnya.

“Saya dikasih peringatan ‘Pak, hati-hati loh, Pak, mereka uangnya banyak, mereka bisa bayar demo’. Nggak ada urusan. Yang penting rakyat Indonesia mendukung saya, saya tidak ragu-ragu,” tambahnya.

Baca Juga :  PM Lebanon Kecam Serangan Mematikan Israel di Nabatieh

Prabowo juga menegaskan kesiapannya untuk menghadapi siapa pun yang berusaha merugikan negara. Ia yakin rakyat Indonesia akan berdiri di belakangnya dalam upaya memberantas praktik korupsi dan penyelewengan.

“Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi kalau koruptor, koruptor, maling, saya hadapi bersama Saudara-saudara. Saya yakin, saya yakin rakyat Indonesia di belakang saya, saya percaya itu,” pungkasnya.