Rektor Unisan Lepas 219 Mahasiswa KKLP, Siap Wujudkan Kolaborasi Inovasi Desa di Gorut dan Boltara

Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Dr. Fatmah M. Ngabito, M.Si., sebagai bagian dari pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program pemberdayaan dan inovasi desa, (Foto Istimewa).

Republish.id, GORONTALO UTARA – Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara resmi melepas sebanyak 219 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) yang akan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan di Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Dr. Fatmah M. Ngabito, M.Si., sebagai bagian dari pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program pemberdayaan dan inovasi desa.

Tampak Rektor Unisan Gorontalo Utara saat melepas mahasiswa KKLP yang akan mengabdi di Desa, (Foto Istimewa).

Sebanyak 219 mahasiswa akan ditempatkan di dua wilayah. Di Kabupaten Gorontalo Utara, peserta KKLP akan melaksanakan kegiatan di tujuh desa yang berada di Kecamatan Atinggola. Sementara itu, di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, mahasiswa akan ditempatkan di tujuh desa di Kecamatan Bolangitang Timur.

Rektor mengatakan, program KKLP tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi wadah untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun sinergi bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Baca Juga :  Jadwal Pengumuman PPPK Tahap II Diungkap, Peserta Diminta Rutin Cek Akun SSCASN
Rektor bersama jajarannya doa bersama saat menjelang pelepasan 219 mahasiswa KKLP, (Foto Istimewa).

“Sebanyak 219 mahasiswa yang dilepas akan melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) di dua wilayah, yaitu Kabupaten Gorontalo Utara, tepatnya di Kecamatan Atinggola yang tersebar di tujuh desa, serta Kabupaten Bolaang Mongondow Utara di Kecamatan Bolangitang Timur yang juga tersebar di tujuh desa,” ujarnya.

Ia berharap seluruh mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama kurang lebih lima semester di bangku kuliah melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Harapan saya kepada seluruh mahasiswa yang melaksanakan pengabdian agar mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama kurang lebih lima semester di bangku kuliah dan menerapkannya di tengah masyarakat dengan bimbingan serta arahan dari dosen pembimbing lapangan,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Produk Ebudo: Kuasa Hukum Sebut Kliennya Tak Terlibat Peracikan

Menurutnya, seluruh program yang dijalankan harus sesuai dengan tema “Kolaborasi Inovasi Desa”, yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, penguatan program desa bersinar, serta berbagai kegiatan sosial yang memiliki keterkaitan langsung dengan pembangunan berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan mampu mendukung kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga program prioritas pemerintah desa dan kecamatan.

Rektor menegaskan bahwa mahasiswa yang diterjunkan dalam program KKLP tidak membawa bantuan dana maupun proyek fisik, melainkan membawa gagasan dan inovasi yang dapat dikembangkan bersama masyarakat.

“Mahasiswa yang melaksanakan pengabdian ini tidak membawa dana maupun proyek, tetapi membawa inovasi, ide, dan gagasan yang dapat dikolaborasikan bersama masyarakat. Dengan demikian, berbagai program yang dihasilkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan, serta dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa dan masyarakat setelah kegiatan KKLP selesai,” tegasnya.

Baca Juga :  Sambut Kedatangan Ismet-Risman, Pedagang Bone Bolango: "Torang So Deng IRIS"

Dalam pelaksanaan KKLP tematik kolaborasi tahun ini, Universitas Ichsan Gorontalo Utara juga memperkuat kerja sama dengan Baznas Provinsi Gorontalo melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat desa. Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah program kemanusiaan berupa pembangunan rumah layak huni yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di akhir arahannya, Rektor berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di desa. Ia berharap seluruh program yang telah dirancang dan dikolaborasikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam mendukung pemerintah desa.

“Pesan saya kepada seluruh mahasiswa yang melaksanakan pengabdian agar senantiasa menjaga nama baik almamater Universitas Ichsan Gorontalo Utara, mampu bersosialisasi dengan masyarakat, membangun kolaborasi, serta menciptakan inovasi yang dapat diterapkan bersama pemerintah desa dan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Redaksi Republish.id