Safrizal Walahe Ingatkan Kader PDI Perjuangan Boltara: Jangan Pernah Lupa Berterima Kasih

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Safrizal Walahe, (Foto Istimewa).

Republish.id, BOLTARA – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Safrizal Walahe, mengingatkan seluruh kader untuk senantiasa menjaga sikap rendah hati dan tidak melupakan pentingnya mengucapkan terima kasih kepada setiap orang yang telah memberikan dukungan dalam perjalanan perjuangan.

Safrizal mengatakan, keberhasilan seorang kader tidak pernah lahir dari perjuangan seorang diri. Di balik setiap capaian terdapat keluarga, masyarakat, simpatisan, sesama kader serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, kepercayaan, tenaga maupun pikiran.

“Jangan pernah lupa berterima kasih. Sekecil apa pun bantuan dan dukungan yang diberikan orang lain dalam perjalanan kita, tetap harus kita hargai,” ujar Safrizal.

Baca Juga :  Pasar Murah Inomunga Diserbu Warga, Bupati Boltara Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

Ia menegaskan, mengucapkan terima kasih bukan sekadar persoalan etika, tetapi juga mencerminkan karakter seorang kader dalam menghargai proses perjuangan.

“Ketika kita diberi kepercayaan, kita harus menjaganya. Ketika kita dibantu, jangan lupa berterima kasih. Dan ketika kita berhasil, jangan pernah merasa bahwa keberhasilan itu hanya karena kemampuan kita sendiri,” tegasnya.

Safrizal juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan Boltara untuk terus membangun budaya saling menghargai, saling mendukung dan bergotong royong.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Bolmut Terima Prosesi Adat Mopohabaru-Mopotau Sambut Idul Fitri 1446 H

Menurutnya, dalam perjalanan organisasi dan perjuangan politik, posisi maupun jabatan dapat berubah. Namun, hubungan baik serta penghargaan terhadap orang-orang yang pernah bersama dalam perjuangan harus tetap dijaga.

“Jangan hanya datang ketika membutuhkan. Jangan hanya mengingat orang ketika kita sedang berjuang. Setelah mendapatkan apa yang kita perjuangkan, tetaplah ingat kepada mereka yang pernah berdiri bersama kita,” katanya.

Safrizal berharap pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader untuk tetap rendah hati, menghargai setiap dukungan dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

Baca Juga :  BSG Didesak Capai Laba Rp 400 Miliar, Bupati Bolmut: Kalau Gagal, Direksi dan Komisaris Mundur Saja!

Ia menjelaskan, pada dasarnya kader PDI Perjuangan memang diajarkan bahwa rakyat dan para pendukung merupakan akar rumput sekaligus pemilik kedaulatan tertinggi partai. Dalam tradisi politik PDI Perjuangan, ungkapan terima kasih dan rasa hormat kepada pendukung bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah prinsip ideologis yang mendalam.

“Perjuangan yang besar selalu dibangun bersama. Karena itu, jangan pernah lupa kepada orang-orang yang pernah membantu kita dalam perjalanan,” pungkas Safrizal.

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."