Tragis di NTT: Bocah SD Akhiri Hidup, Diduga Gegara Buku Tulis dan Pulpen, Tinggalkan Sepucuk Surat

Surat yang ditinggalkan siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT. (Foto: Istimewa)

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Republish.id, NASIONAL – Peristiwa memilukan mengguncang warga Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar berinisial YBR ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri. Fakta di balik kejadian itu perlahan terungkap dan menyisakan duka mendalam.

Baca Juga :  45 Aleg DPRD Gorontalo 2024-2029 Dilantik, Setengah Wajah Baru

Dugaan sementara menyebutkan, YBR nekat mengakhiri hidupnya karena kecewa tidak dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolah.

Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, menjelaskan bahwa pada malam sebelum kejadian, korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli perlengkapan sekolah tersebut. Namun, permintaan itu tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Dion menuturkan, YBR sehari-hari tinggal bersama neneknya. Rumah nenek dan ibunya berada di desa yang berbeda. Malam sebelum peristiwa tragis itu, YBR menginap di rumah ibunya demi menyampaikan permintaan tersebut.

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS Diperpanjang: BKN Tanggapi Masalah e-Meterai

“Menurut pengakuan ibunya, permintaan itu korban minta (uang beli buku tulis dan pulpen) sebelum meninggal,” ungkap Dion Roa, dilansir detikBali, Selasa (3/2/2026).

Kondisi ekonomi ibu korban memang tergolong sulit. Ia harus menanggung kebutuhan lima orang anak, sementara ayah korban telah berpisah sejak sekitar 10 tahun lalu.

“Hidupnya (ibu korban) susah,” ujar Dion.

Baca Juga :  Video Oknum DPRD Gorontalo Viral, Ucapan Soal "Rampok Uang Negara" Tuai Kecaman

Diketahui, YBR ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkih di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1). Saat proses evakuasi, polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort, membenarkan bahwa surat tersebut ditulis oleh korban.

“Surat itu betul, petugas turun ke TKP temukan surat itu, anak itu yang tulis,” kata Benediktus melalui sambungan telepon, Selasa (3/2).

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini