Republish.id, Bolmut – Sebanyak 265 kotak suara dari 53 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di 18 desa khususnya Kecamatan Bolangitang Barat sudah masuk semua ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan berlokasi di Aula Kantor Camatan Bolangitang Barat, Jumat (16/02/2024).
Hal tersebut telah dibenarkan ketua Panwaslu Kecamatan Bolangitang Barat Junardi Mahyun, sesuai data yang ada semua kotak suara sudah masuk yang tersebar di 18 desa yang ada di wilayah Bolangitang Barat.
“Sesuai data yang ada pada kami sebagai Panwaslu, sebnyaka 265 kotak suara dari 53 TPS yang ada di 18 Desa wilayah Kecamatan Bolangitang Barat sudah masuk semua,”ujarnya.
Pun itu ” Pada pemasukan kotak suara yang dari keseluruhan terakhir masuk subuh tadi yakni Desa Paku Selatan, Desa Keimanga, dan Desa ollot 2 (dusun goyo),”terang mahyun saat di konfirmasi.
Selain itu Junardi menambahkan, untuk pengawasa selama pemilu puhaknnya telah melakukan yang terbaik dalam pengawasan dari mulai tahap pemungutan dan penghitungan suara tingkat TPS, Desa dan sampai hari ini berjalan lancar.
“Dalam pengawasan pelaksanaan pemilu dari tahap pemungutan dan perhitungan, pihak kami terus berkoordinasi dari pengawas TPS, Desa, Kecamatan, dan ke Bawaslu Kabupaten, dan alhamdulillah berjalan lancar hingga hari ini yakni pengawasan Kotak Suara yang telah diantar oleh KPPS yang telah tiba ke PPK, dan terima kasih kepada TNI/Polri yang sudah pengamanan Pemilu hingga saat ini,”pungasnya.
Dilokasi yang berbeda saat di konfirmasi Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melalui Divisi Tekhnis Irfan Pohontu mengatakan, memang betul bahwa kotak suara telah masuk kepihaknya yakni PPK pada pagi tadi terakhir yang masuk.
“Sebanyak 265 kotak suara sudah masuk ke kami, dan itu dari 53 TPS yang ada di 18 Desa tepatnya Kecamatan Bolangitang Barat,”ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa ada tiga desa yang terakhir mengantar kotak suara diakibatkan masalah aplikasi sirekap yang sering error.
“Ya benar ada tiga desa yang terakhir mengantar kotak suara yakni baru pagi tadi, hal tersebut terjadi bukan di sengaja, untuk dua Desa yakni Desa Paku Selatan dan Desa Keimanga diakibatkan kerena aplikasi sirekap sering error saat mengimput data, dan untuk Desa Ollot 2 itu masi menunggu yang dari Dusun Goyo atau wilayah transmigrasi,”kata pohontu.
Lebih lanjut irfan berterima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam pengamanan dan kelancaran pemilu hingga selesainnya penghitungan suara di TPS.
“Untuk pelaksanaan penghitungan suara alhamdulillah sudah berjalan lancar walau dengan kondisi alam yg kurang baik.
dan harapannya semoga pelaksanaan pleno besok insya allah berjalan lancar,”tutupnya. (*)










Leave a Reply
View Comments