China Buat Sejumlah Aturan Baru Cegah Kecanduan Game Online

Ilustrasi Kecanduan Game Online. (Foto : AI Bing)

Republish.id – Kecanduan Game Online yang dialami oleh masyarakatnya menjadi salah satu perhatian pihak pemerintah China. Salah satunya merancang aturan untuk membatasi top-up game online.

Melansir detik.com, aturan baru itu dibuat untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk main game. Aturan itu juga membatasi jumlah uang yang dikeluarkan oleh gamer untuk transaksi di dalam game.

Regulator industri gaming China National Press and Publication Administration (NPPA) mengatakan, game online tidak boleh menawarkan bonus yang memancing gamer untuk main setiap hari, seperti bonus harian saat login.

Baca Juga :  Ismanto Ingatkan PKD di Kota Barat Cermat Awasi Verfak ke 2 Calon Perseorangan

Selain itu developer game online juga dilarang memberikan bonus saat gamer bertransaksi di dalam game, baik itu untuk pertama kalinya atau sudah berkali-kali.

Game online juga wajib menentukan batasan berapa banyak uang yang boleh dihabiskan gamer saat top-up untuk pembelian di dalam game.

Baca Juga :  45 Aleg DPRD Gorontalo 2024-2029 Dilantik, Setengah Wajah Baru

Game online juga dilarang menawarkan fitur undian untuk mendapatkan item di dalam game. Aturan ini dikhawatirkan akan mempengaruhi game gacha seperti Genshin Impact dan Honkai: Star Rail.

“Dihilangkannya insentif ini kemungkinan akan mengurangi pengguna aktif harian dan pendapatan di dalam aplikasi, dan pada akhirnya dapat memaksa publisher untuk merombak desain game dan strategi monetisasinya,” kata analis Morningstar Ivan Su, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (23/12/2023).

Baca Juga :  Diskumperindag Provinsi Gorontalo Terus Dampingi Pelaku UMKM Urus NIB

Aturan baru tersebut berimbas pada turunnya saham sejumlah perusahaan game di negara itu. Sebut saja saham Tencent yang sempat anjlok hingga 16 persen dan setelah NPPA menerbitkan rancangan aturan tersebut.

 

Sumber https://www.detik.com/jabar/berita/d-7106628/cara-china-cegah-kecanduan-game-online

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."