Presiden AS Joe Biden Sebut Tindakan Israel di Gaza Berlebihan

Presiden AS Joe Biden saat berkunjungan ke bank telepon United Auto Workers (UAW) di wilayah metropolitan Detroit, Michigan. (Foto : Mandel NGAN / AFP)

Republish.id – Respons militer Israel di Gaza di kritik Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Ia menyebut respons militer Israel di Gaza “berlebihan”.

Melansir CNN Indonesia, Biden mengatakan sedang berupaya membantu warga sipil Palestina yang sakit dengan mengupayakan “jeda berkelanjutan”.

“Saya berpandangan tindakan respons di Jalur Gaza sudah berlebihan,” kata Biden melansir Reuters.

Biden mengaku telah mendorong kesepakatan terkait normalisasi hubungan diplomatik Arab Saudi dan Israel.

Baca Juga :  Bos Rental Tewas Ditembak, Oknum TNI AL Terlibat

Juga meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk warga sipil Palestina dan jeda perang untuk memungkinkan pembebasan sandera Israel di Gaza.

“Saya berusaha sangat keras sekarang untuk menangani gencatan senjata. Ada banyak orang tidak bersalah yang kelaparan, banyak orang tidak bersalah yang berada dalam kesulitan dan sekarat. Ini harus di hentikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  KPU Bolmut Buka Masukan untuk Pilbup 2024

Ini menjadi salah satu kritik publik Biden yang paling tajam, terhadap pemerintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Padahal saat awal agresi Israel di Palestina, Biden menuai banyak kritik keras karena menyebut kematian warga Palestina yang tak bersalah sebagai “harga dari peperangan”.

Sudah empat bulan agresi Israel di Palestina, lebih dari 27 ribu warga sipil tewas, di mana belasan ribu korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga :  Palestina Sambut Resolusi PBB Desak Israel Buka Akses Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Pekan ini, Arab Saudi kembali mengeluarkan pernyataan keras bahwa tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel, kecuali negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan agresi Israel harus disetop.(*)

 

*Berita ini telah tayang sebelumnya dengan judul : “Biden Kritik Keras Netanyahu: Tindakan Israel di Gaza Berlebihan”

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."