Macron Dorong Uni Eropa Larang Media Sosial bagi Remaja di Bawah Usia Tertentu

Presiden Prancis Emmanuel Macron, 2017. (AP/REX/Shutterstock)

Republish.id, INTERNASIONAL – Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali menegaskan langkah serius pemerintahnya dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif media sosial. Ia menyatakan bahwa Prancis tengah mendorong Uni Eropa (UE) untuk memberlakukan larangan penggunaan media sosial bagi pengguna di bawah usia tertentu.

“Saya percaya kita perlu bergerak menuju pelarangan media sosial hingga usia tertentu,” ujar Macron kepada pembaca harian La Dépêche du Midi dalam debat mengenai media sosial yang digelar di Toulouse mengutip ANTARA

Macron menekankan pentingnya upaya perlindungan bagi anak dan remaja. Ia menyebut, perdebatan masih berlangsung mengenai batas usia yang dianggap paling tepat, apakah 14, 15, atau 16 tahun.

Baca Juga :  Presiden Iran Nyatakan Perang Skala Penuh dengan AS, Ekonomi Jadi Medan Pertempuran

“Kita perlu menetapkannya. Dan saat ini kami sedang membangun koalisi di Eropa untuk mewujudkannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Mengenal Forrest Li: Pemilik Shopee yang Sukses Jadi Miliarder

Ketika ditanya mengenai kehadirannya di platform media sosial asal Amerika Serikat, X, serta perannya di tengah maraknya misinformasi daring, Macron mengaku tidak menutup kemungkinan untuk meninggalkan media sosial.

“Ini harus menjadi proses yang komprehensif; bukan sesuatu yang akan saya lakukan besok pagi. Saya tidak akan membuat pengumuman hari ini, tetapi ini adalah sesuatu yang sedang saya pikirkan,” jelasnya.

Baca Juga :  FBI Rilis Foto Buram Terduga Penembak Charlie Kirk, Tawarkan Hadiah Rp1,6 Miliar

Diketahui, Prancis sebelumnya telah mengesahkan undang-undang pada 2023 yang mewajibkan persetujuan orang tua bagi individu di bawah usia 15 tahun untuk mengakses media sosial.

Namun, aturan tersebut belum diterapkan karena masih terdapat keraguan terkait kesesuaiannya dengan hukum Uni Eropa.