Republish.id, INTERNASIONAL – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana menggelar pertemuan dengan Iran dalam waktu dekat, di tengah meningkatnya eskalasi konflik kawasan. Utusan Khusus Steve Witkoff menyebut agenda tersebut kemungkinan besar berlangsung dalam pekan ini.
“Kami memperkirakan akan ada pertemuan pekan ini dan tentu berharap hal itu terwujud. Kapal-kapal mulai melintas, ini merupakan tanda positif, dan saya rasa presiden menginginkan kesepakatan damai,” kata Steve Witkoff dalam pernyataannya di sebuah forum investasi di Miami.
“Inilah yang saya maksud dengan negosiasi, dan kami tidak akan berhenti sampai proses ini tuntas. Kami juga telah mengajukan hal tersebut,” tambahnya.
Di sisi lain, Presiden Donald Trump mengklaim bahwa Iran menunjukkan keinginan untuk membuka dialog. “Mereka dihancurkan. Mereka ingin bicara, dan kami juga menginginkannya, sekarang mereka ingin membuat kesepakatan,” katanya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyatakan bahwa Washington memperkirakan kampanye militernya terhadap Iran akan rampung dalam waktu relatif singkat. Ia menegaskan operasi tersebut dapat diselesaikan “dalam hitungan pekan, bukan bulan,” tanpa perlu mengerahkan pasukan darat.
Ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat sejak serangan udara bersama AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah wilayah lain, termasuk Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi basis aset militer AS. Serangan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengganggu stabilitas pasar global serta penerbangan internasional.
Konflik ini juga telah menelan korban dari pihak militer AS, dengan sedikitnya 13 personel dilaporkan tewas sejak perang dimulai. Selain itu, ketegangan di kawasan turut berdampak pada kenaikan harga energi dunia dan terganggunya jalur distribusi melalui Selat Hormuz.











Leave a Reply
View Comments