Marak Jasa Servis KTP Kilat, Warga Pilih Cepat Meski Berisiko: “30 Menit Jadi”

Penyedia jasa reparasi sedang memperbaiki e-KTP warga yang rusak di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2020). (Foto ANTARA/Asprilla Dwi Adha/hp).

Republish.id, NASIONAL – Di tengah kesibukan masyarakat yang dituntut bergerak serba cepat, sejumlah warga kini mulai beralih ke jasa servis KTP tidak resmi sebagai solusi instan untuk mengatasi dokumen identitas yang rusak. Banyak yang menilai pengurusan melalui jalur pemerintah memakan waktu lebih lama dari kebutuhan harian yang harus segera dipenuhi.

Salah satunya dialami oleh Sidiq (26), warga Ciledug. Ia mendatangi lapak servis KTP di Jalan Irigasi Sipon, Cipondoh, Kota Tangerang, setelah mendapati e-KTP miliknya rusak. Foto pada kartu tersebut buram, tulisan memudar, dan membuatnya kesulitan saat melamar pekerjaan.

Baca Juga :  Alasan Intimate Wedding Mencuri Hati Pasangan Muda

Alih-alih mengurus melalui layanan resmi, ia memilih memperbaiki KTP itu di tempat servis.

“Lebih cepat, sesuai tagline-nya 30 menit jadi. Harganya juga terjangkau, jadi saya ke sini,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa kebutuhannya mendesak karena harus segera mendaftar kerja di sebuah jasa ekspedisi.

“Saya butuh cepat buat daftar kerja, masuk jasa ekspedisi. Terus teman saya bilang ada servis KTP di sini,” ujar Sidiq saat ditemui di lokasi, Jumat (21/11/2025).

Kondisi KTP yang ia bawa memang sudah tidak layak: foto tak jelas, data samar, hingga mesin pemindai tak dapat membacanya. Meski begitu, Sidiq tak menampik adanya rasa khawatir karena e-KTP adalah dokumen yang rawan disalahgunakan. Namun kepraktisan tetap menjadi pertimbangan utama.

Baca Juga :  Carbon Offset Lewat Mangrove: LindungiHutan Rilis eBook Panduan di Tengah Krisis Iklim

“Lebih praktis, lebih simpel, dan bisa ditunggu. Jadi nggak buang-buang waktu,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerusakan pada foto serta nomor induk kependudukan (NIK) membuat aksesnya ke tempat kerja sering kali terhambat.

“Kalau dipakai untuk tukar ID akses itu biasanya ditolak mulu. Karena nggak kedeteksi tulisannya,” kata dia.

Berbeda dengan Sidiq yang mengetahui jasa itu dari temannya, warga lainnya bernama Agus (29) justru menemukan Jasa Service KTP Bang Syarif melalui media sosial.

Baca Juga :  Kenapa Harus Pisahkan Rekening Pribadi dan Usaha?

“Dari Instagram. Saya baca-baca komen, scroll, terus ketemu lokasinya,” imbuh dia.

Karena dikejar waktu, Agus pun memutuskan memperbaiki KTP rusaknya di layanan tersebut meski sempat diliputi rasa ragu.

“Takut sih ada, tapi katanya tepercaya. Ya sudah, saya yakin saja benerin ke sini,” jelasnya.

Fenomena ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi yang cepat dan mudah diakses. Di sisi lain, maraknya jasa servis KTP tidak resmi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan data serta potensi penyalahgunaan identitas.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini