Republish.id, SULTENG – Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah melalui penguatan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako. Komitmen tersebut diwujudkan lewat peninjauan langsung lokasi kampus sekaligus pemaparan hasil kerja tim, yang berlangsung Jumat (27/2) di Aula Lantai III Pobokidan, Kantor Bupati Buol.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Buol Dr. H. Risharyudi Triwibowo, MM., Wakil Bupati Dr. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., Wakil Ketua DPRD, jajaran pimpinan perangkat daerah, akademisi Untad, para kepala sekolah, tokoh adat, serta unsur masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran PSDKU Untad merupakan investasi strategis jangka panjang untuk menjawab keterbatasan akses pendidikan tinggi akibat faktor jarak dan biaya studi di luar daerah. Ia juga meyakini, penguatan sektor pendidikan akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal melalui berkembangnya sektor jasa, UMKM, serta meningkatnya perputaran ekonomi masyarakat.
Ketua Tim PSDKU Untad Buol, Moh. Nur Korompot, menjelaskan bahwa proses pengusulan pembukaan program studi dilakukan secara paralel, mencakup penyempurnaan administrasi dan penyiapan sarana prasarana. Peninjauan lapangan dilakukan guna memastikan kesiapan ruang perkuliahan, aksesibilitas mahasiswa, serta pemenuhan standar fasilitas akademik sesuai ketentuan kementerian.
Sementara itu, Dr. Darsikin, M.Si., dari Tim Penyusun Proposal, menyampaikan bahwa dokumen utama telah disiapkan, mulai dari proposal pendirian, kurikulum berbasis kebutuhan daerah, profil lulusan, hingga data potensi mahasiswa. Setiap tahun, sekitar 2.700 lulusan SMA dan SMK di Buol dinilai menjadi potensi besar bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi lokal.
Pada tahap awal, PSDKU Untad Buol direncanakan membuka Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Administrasi Publik. Kedua program tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam penyediaan tenaga pendidik serta aparatur pemerintahan yang profesional.
Wakil Bupati menambahkan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan lahan, renovasi gedung, serta fasilitasi administratif untuk mempercepat penerbitan izin operasional. Penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat dibuka setelah persetujuan kementerian diperoleh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi untuk mematangkan dokumen akhir yang akan dipresentasikan ke rektorat Untad dan Kementerian Pendidikan Tinggi. Pemerintah Kabupaten Buol berharap PSDKU Untad dapat tumbuh menjadi pusat pengembangan pendidikan baru di wilayah perbatasan Sulawesi Tengah, sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.











Leave a Reply
View Comments