Republish.id, GORONTALO – Oknum mantan dosen di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) berinisial T, kedapatan berhubungan badan dengan mahasiswinya.
Mirisnya, mahasiswi berusia 20 tahun dengan inisial S tersebut adalah keponakannya sendiri yang telah tinggal dirumahnya sejak Januari 2023.
S diketahui merupakan mahasiswi jurusan Geografi di kampus yang terletak di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini, kasus ini mulai terungkap ketika YS, istri dosen mulai mencurigai tingkah laku suaminya.
Sebab, selain sering berada di kampus yang sama, dirinya sering melihat suaminya kerap memeluk dan mencium keponakannya.
Sejak saat itu, hubungan antara T (dosen) dan S menjadi semakin dekat karena sering bertemu di kampus yang sama.
YS, istri dari dosen T, mulai merasa curiga dengan kedekatan yang tidak wajar antara suaminya dan keponakannya tersebut.
Kecurigaan YS akhirnya mendorongnya untuk memasang kamera CCTV secara diam-diam di kamar keponakannya.
“Saya pasang CCTV tersebut karena curiga suami saya sering masuk ke dalam kamar keponakan saya,” kata YS, dikutip dari Hargo.co.id, Rabu (18/7/2024)
Dari rekaman CCTV tersembunyi tersebut, YS menemukan bukti yang menguatkan kecurigaan terhadap suaminya.
Setelah menemukan bukti tersebut, YS kemudian meminta bantuan pihak kepolisian bersama pemerintah desa setempat.
Hingga akhirnya pada tanggal 4 Juli 2024, sekitar pukul 17.30, saat memantau CCTV tersembunyi, dirinya kembali melihat suami dan keponakannya kembali melakukan aksi bejat tersebut.
“Kejadian itu pas Magrib, mereka mulai melakukan itu dari setengah enam sore,” ujarnya.
YS kemudian melaporkan aksi berjat yang sedang terjadi itu ke pihak kepolisian sektor (Polsek) Kabila untuk mendapatkan penindakan.
“Sore itu mereka digrebek oleh pemerintah desa dan Petugas Kepolisian. Kemudian dibawa ke kantor polisi,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor UMGO Abdul Qadim Masaong dalam keterangannya menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan kampus yang dipimpinnya.
“Kejadian ini terjadi di luar kampus. Yang bersangkutan, baik Dosen maupun Mahasiswa juga sudah dikeluarkan dari kampus ini,” tegasnya.(*)











Leave a Reply
View Comments