Banjir Paguat Dampak Ilegal Mining, Aktivis Desak Pemerintah Tindak Tegas

Tangkapan layar Video berdurasi 53 detik yang beredar di media sosial mengungkapkan bahwa, banjir ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Paguat, diperparah oleh aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan sekitar.

Republish.id, GORONTALO – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, beberapa hari terakhir menyebabkan banjir besar yang menenggelamkan puluhan rumah warga di sejumlah desa.

Video berdurasi 53 detik yang beredar di media sosial mengungkapkan bahwa, banjir ini disebabkan oleh jebolnya tanggul Sungai Paguat, diperparah oleh aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan sekitar.

Baca Juga :  OTT KPK Guncang Kantor Bea Cukai, Mantan Pejabat Eselon II Diamankan—Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Disita!

Kerusakan hutan di wilayah ini menjadi salah satu pemicu utama. Pohon-pohon yang sebelumnya berfungsi sebagai penahan air kini hilang karena penebangan liar oleh penambang ilegal.

Akibatnya, aliran air dari pegunungan tak lagi tertahan dan langsung membanjiri kawasan permukiman.

Baca Juga :  Sinergi Pemda Buol–TNI AD Kian Solid, Progres Pembangunan Lokasi Strategis Dievaluasi Langsung

Seorang aktivis lingkungan asal Gorontalo yang tidak mau disebutkan namanya, mendesak pemerintah dan penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap pertambangan ilegal yang merusak alam.

“Pemerintah dan penegak hukum agar dapat mengatasi pertambangan ilegal. Karena sudah sangat merugikan negara, masyarakat dan merusak alam yang ada di Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato,” ujar Aktivis tersebut.

Baca Juga :  Mengenang Kembali "Kuch Kuch Hota Hai": Pesta Nostalgia Sebuah Karya Ikonik Bollywood

Masyarakat berharap langkah nyata dari pihak berwenang untuk menghentikan kerusakan lingkungan yang semakin parah akibat tambang ilegal di wilayah ini.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini