Bupati Boltara Buka Konsolidasi Audit BPK, Manajemen Aset Diminta Tertib dan Akuntabel

Foto Humas.

Republish.id, BOLTARA – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev. membuka sekaligus memimpin Rapat Konsolidasi Audit Kinerja Pendahuluan atas Efektivitas Manajemen Aset oleh BPK-RI di Lantai III Kantor Bupati Boltara, Senin (31/8/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut rencana pelaksanaan audit kinerja pendahuluan atas efektivitas manajemen aset Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara.

Baca Juga :  Semangat HKN ke-61 di Boltara: Wujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” Menuju Indonesia Emas 2045

Rapat ini menindaklanjuti surat Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara terkait rencana pelaksanaan Audit Kinerja Pendahuluan atas Efektivitas Manajemen Aset Tahun 2025 sampai dengan Semester I Tahun 2026 di lingkungan Pemkab Boltara.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa manajemen aset merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga :  Viral, Foto Dugaan Ijazah Palsu Aleg DPRD Bolmut Beredar di Medsos

Lebih lanjut, Bupati menekankan kepada seluruh pimpinan OPD untuk memberikan data dan informasi yang benar, lengkap, dan tepat waktu kepada tim auditor BPK.

Bupati juga mengingatkan pentingnya tindak lanjut atas hasil pemeriksaan sebelumnya agar tidak menjadi catatan yang sama di tahun berikutnya.

Baca Juga :  Angelina Sondakh Serukan Persaudaraan Muslim di Boltara, Pesan Damainya Jadi Sorotan

Selain agenda utama konsolidasi audit BPK, rapat tersebut juga membahas dua agenda lainnya, yakni Evaluasi TLRHP LK 2025 serta Evaluasi Implementasi e-TPP dan Sidak ASN.

Turut hadir Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Kepala OPD, para Kabag, Dirut RSUD/RS Pratama Bintauna, serta para Camat se-Kabupaten Boltara.(*)

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."