Bupati Sirajudin Lasena Wawancarai 23 Pejabat Jelang Perombakan Kabinet Boltara

Menjelang perombakan kabinet besar-besaran yang direncanakan pekan depan, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., melakukan wawancara pendalaman terhadap 23 Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama, (Foto Dok Humas).

Republish.id, BOLTARA – Menjelang perombakan kabinet besar-besaran yang direncanakan pekan depan, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., melakukan wawancara pendalaman terhadap 23 Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama.

Dalam keterangannya, Bupati Sirajudin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam menerapkan sistem merit pada manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Evaluasi kinerja pejabat melalui uji kompetensi dan wawancara pendalaman ini bertujuan memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai keahlian dan integritasnya. Kita ingin kebijakan mutasi dan rotasi JPT Pratama nanti benar-benar tepat,” jelas Sirajudin, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga :  Meriah dan Bermakna: HUT Bolmut ke-18, Bupati Serahkan 900 SK CPNS dan PPPK

Ia menambahkan, wawancara pendalaman ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil uji kompetensi sebelumnya agar penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi.

“Melalui proses ini, pemerintah daerah menggali lebih jauh kemampuan manajerial, sosial-kultural, integritas, serta kesiapan pejabat dalam menghadapi tantangan strategis pemerintahan ke depan,” tambahnya.

Bupati Sirajudin juga menegaskan bahwa hasil asesmen akan menjadi acuan penting dalam menentukan kebijakan rotasi dan mutasi pejabat.

Baca Juga :  Empat Jabatan Strategis Berganti, Polres Boltara Gelar Sertijab dan Pengukuhan Pejabat Baru

“Hasil asesmen ini menjaga supaya lebih dominan. Saya tidak ingin mencari orang yang hanya mengincar jabatan, tetapi bagaimana bisa menyamakan persepsi, visi, dan misi dalam membangun daerah ini,” tegasnya.

Saat ditanya terkait proses mutasi pejabat, Bupati menjelaskan bahwa rolling jabatan bukan sepenuhnya haknya pada Eselon II.

“Kita akan melantik dulu Eselon III karena banyak kepala sekolah dan kepala Puskesmas yang sudah memasuki masa pensiun. Setelah itu, baru kita isi 10 kekosongan jabatan di setiap SKPD. Saat ini ada 10 SKPD yang hanya dijabat oleh pelaksana tugas (Plt),” ungkapnya.

Baca Juga :  Maju ke Pilkada Bolmut 2024, Amin Lasena Daftar ke PKB

Lebih lanjut, Sirajudin berharap pejabat yang nantinya terpilih dapat mendukung peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, profesional, dan akuntabel.

“Semoga para pejabat yang nantinya dilantik benar-benar sesuai dengan harapan pemerintah daerah serta mampu menjawab ekspektasi masyarakat,” pungkasnya.

** Baca berita pilihan menarik lainnya langsung di ponselmu di Channel WhatsApp Republish.id. Klik disini