Ini Alasan Mahasiswa UMGO Minta Rektor Copot WR III, Berawal Dari Pemilihan BEM

Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menggelar demonstrasi didepan Gedung Rektorat, Kamis (7/3/2024). (Foto : Dok. Mahasiawa)

Republish.id, GORONTALO – Koordinator Kapangan (Korlap), Fikran Ngou membeberkan sejumlah tuntutan masa aksi saat demonstrasi didepan Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Kamis (7/3/2024).

Fikran mengatakan, hal pertama yang menjadi alasan masa aksi meminta Rektor UMGO karena Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dinilai tidak mampu menyelesaikan masalah dibidang kemahasiswaan.

Kedua, Wakil Rektor III juga diduga secara terang-terangan mengintervensi Pemilihan BEM UMGO Periode 2024-2025.

Alasan ke tiga, Wakil Rektor III dinilai Tidak Mampu Memberi solusi dan selalu bersembunyi atas nama rektor serta hanya banyak menimbulkan masalah di atas masalah pada kemahasiswaan.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Penganiayaan di Kompleks Eks Terminal Andalas Diamankan Polisi

Kemudian, Wakil Rektor III Terindikasi Melakukan Upaya Penyalahgunaan jabatan dengan membatalkan serta akan memberhentikan proses Demokrasi yang dilakukan mahasiswa dengan surat yang tidak begitu jelas.

“Wakil Rektor Kemahasiswaan melakukan tendensi secara langsung kepada KPRU UMGO terkait proses pemilihan BEM UMGO,” sebut Fikran dalam tuntutannya yang ke lima.

Baca Juga :  Ribuan Masa Aksi Dari PGRI Buol Tuntut Keadilan dan Stop Kekerasan Terhadap Guru

Pada poin ke enam, masa aksi menilai, Wakil Rektor III secara gamblang dan nyata menunjukan sikap ketidakpatuhan pada kebijakan Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo dalam hal ini melakukan pemilihan BEM UMGO Secara Demokrasi.

Terakhir, masa aksi menilai Wakil Rektor III Semena-mena mengambil keputusan untuk membatalkan hasil KPRU UMGO Bahkan sampai dengan memerintahkan untuk memberi waktu 3×24 kepada KPRU UMGO untuk Memberikan Berita Acara Keputusan kepada Pasangan Calon yang KALAH dalam Kontestasi Pemilihan BEM Secara Demokrasi.

Baca Juga :  Warga Geram, Oknum Polisi Diduga Aniaya Pemuda di Gorontalo Utara: "Korban Alami Luka dengan 8 Jahitan"

“Bagi kami mahasiswa Wakil Rektor III ini tak pantas membidangi kemahasiswaan dan kami sekali lagi mengatakan copo Wakil Rektor III UMGO,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UMGO belum memberikan tanggapan terkait tuntutan masa aksi. Sejumlah Pimpinan UMGO diketahui sedang melakukan rapat Senat disaat demo berlangsung.(*)

"Mantan Wartawan media cetak Harian Gorontalo Pos ini memulai karir di dunia Jurnalisme tahun 2018. Masih aktif menulis di media online Republish.id hingga saat ini."